[Korean Fanfiction/Straight/Ficlet] I still loving you

Title : I Still Loving You

Author : Kim Sae na a.k.a Devi

Rating : PG 13/straight/oneshoot

Genre : Romance/Angst

Cast :

Main cast :

B1a4 – Gongchan

A pink – Ha young

Na Eun

Other cast :

Baro, Jinyoung

Disclaimer : Jinyoung ,Gongchan,Baro B1A4 are belong to WM entertainment and their parents

Ha young dan Na Eun A pink are belong to A cube entertainment and their

parents.

I don’t make money from this fanfic. It’s just for fun.

Please don’t sue me.

#Now playing

ZE:A – Heart for 2

Jika cinta kembali mengetuk hati

Dengan tokoh yang sama

Dan mungkin kisah yang serupa

Mungkinkah kau menerima?

 

Gongchan POV

             “ Aku mau kita putus. Mianhaeyo,mungkin kita tidak ditakdirkan bersama.”

Aku menatap yeoja yang sedang memainkan ujung jarinya,aku berusaha  mencari penjelasan di wajahnya tetapi ia tidak pernah mau menatapku bahkan waktu ia mengatakan bahwa kami tidak bisa bersama.

“ Apa alasanmu mengatakan hal itu?” Aku mulai tidak bisa berpikir dengan logis, yeoja ini,aku sangat mencintainya,mustahil aku melepasnya tanpa tahu apa kesalahan dalam hubungan kami,atau mungkin dalam diriku.

“ Jangan membuat ini semua menjadi sulit,Jinyoung,aku mau kita putus,aku harap kau bahagia bersama yeoja lain.” Ha young meninggalkan kursi yang di dudukinya. Meninggalkan aku,meninggalkan semua cintaku,terpuruk sendirian di sini,dia membawa pergi semua kebahagiaan hidupku.

 

Five month later..

 

Tugas dan ulangan menumpuk di sekolah baruku ini. Aku sudah hampir setengah tahun  menjalani kehidupan baruku menjadi anak SMA. Masa-masa yang dibilang indah oleh orang lain,buatku adalah bencana. Di awal-awal tahun ajaran aku sudah kehilangan yeoja yang kucintai. Dan untuk sekarang aku sedikit bisa mengalihkan perhatianku pada pelajaran dan pada olahraga yang kucintai yakni bola basket

Aku beruntung bisa lolos seleksi ekskul basket di sekolah baruku ini. Prestasi basket di sekolah ini bagus,banyak penghargaan yang sudah dimenangkan tim basket kebanggaan sekolah ini mulai dari tahun-tahun ajaran terdahulu hingga sekarang. Aku bahagia bisa mengalihkan rasa sedihku pada basket.

“ Yaa! Bengong saja kau kerjanya…” Baro menepuk bahuku cukup keras. Membuatku tersadar dari lamunanku dan kembali ke duniaku yang nyata dan membosankan.

“ Ne,waeyo?” aku menjawab asal-asalan pikiranku masih melayang entah kemana.

“ Aku bertanya nanti kau ikut latihan tidak?”

“ Latihan apa? Aku tidak tahu.”

“ Omonaa! Kau ini pabo sekali ya.” Jinyoung tiba-tiba muncul entah dari mana lalu memukul kepalaku.

“ Aishhh! Sakit tahu.. Apa-apaan kau ini?” Aku mengelus-ngelus kepalaku yang terasa berdenyut-denyut.

“ Habisnya masa kau melupakan latihan penting hari ini. Kau tahu dua minggu lagi kita ada pertandingan dengan SMA Ji nam.” Jinyoung berkata dengan berapi-api. Memang dia yang paling semangat mengikuti pertandingan persahabatan ini.

“ Ne,mian,aku sedang memikirkan sesuatu tadi,jadi pikiranku terpecah-pecah.”

“ Mwo?? Fokuslah,Gongchan,pertandingan sudah dekat.” Baro mengingatkanku sekali lagi.

“ Ne,aku sudah ingat.”

 

End of the pov

 

Na Eun pov                

Kau adalah udara bagiku

Dapat melihatmu tersenyum setiap hari

Merupakan kebahagiaan tersendiri untukku

Jika sekali saja aku melihat kau tidak tersenyum

Aku tidak bisa bernafas

Terasa nyeri dan sesak dadaku

Karena semangat hidupku tidak bersinar

 

Siang ini matahari terasa tidak bersahabat,sinarnya membakar kulit,kulitku yang putih akan segera berubah menjadi coklat kalau aku tidak segera menghindar dari sini. Tetapi hari ini aku akan memberikan toleransi kepada matahari. Aku akan membiarkan dia membakar kulitku hingga berwarna coklat,aku rela kehilangan kulit putihku demi sesuatu.

Lebih tepatnya demi seseorang. Hari ini Gongchan ada pertandingan basket melawan SMA Ji nam. Bukan pertandingan besar,hanya untuk pertandingan persahabatan saja. Tapi aku tidak akan mau ketinggalan satu kali pun dalam menontonnya bermain.

Aku bergabung bersama dengan puluhan siswa SMA Shin Jia lainnya yang  datang ke SMA Ji nam untuk menonton pertandingan ini. Aku melihat beberapa yeoja sudah duduk di barisan terdepan sambil membawa papan besar bertuliskan Baro,Jinyoung dan tentu saja ada nama Gongchan di sana.

Mereka bertiga memang bintang basket,selain permainan mereka yang bagus wajah mereka yang tampan membuat bayak yeoja tiba-tiba jadi mengidolakan mereka.Walaupun masih kelas X tetapi fansnya sudah segudang dan itu membuat iri para sunbae yang merasa kehilangan wibawa mereka.

Aku tidak ikut-ikutan seperti mereka bisa-bisa para teman sekelasku tahu kalau aku menyukai Gongchan. Wahhh itu adalah masalah super gawat. Apalagi Baro,Jinyoung,dan Gongchan sekelas denganku. Jadi aku hanya ikut-ikutan membawa papan berisi nama kelas kami dan tentu saja nama ketiga namja itu. Tetapi tidak ada yang khusus,walaupun aku ingin sekali memegang papan nama yang hanya bertuliskan nama Gongchan.

“Na eun,kita duduk di sana saja.” Salah satu teman sekelasku menarikku ke ujung lapangan. Terdapat beberapa tempat kosong di sana. Aku kecewa,aku ingin sekali duduk di tempat di mana aku bisa melihat Gongchan dengan jelas,tetapi tempat itu sudah sesak dengan para yeoja itu.

Aku pun menurut saja,daripada tidak nonton sama sekali,duduk di mana saja aku rela deh,asal tidak di tengah lapangan saja. Itu namanya bunuh diri,masa aku duduk di tengah orang yang berlarian memperebutkan bola? Bisa-bisa badanku yang kecil ini tertendang oleh mereka.

Setelah mendaratkan diriku dengan aman di tengah-tengah teman-temanku yang mulai mengeluarkan tisuue. Mengelap peluh yang membasahi wajah mereka dan tak terkecuali wajahku.Aku mulai mengedarkan pandanganku ke seluruh penjuru lapangan. Hmm ke mana ya idolaku itu?

Selang beberapa waktu kemudian aku melihatnya sedang berjalan ke pinggi lapangan. Tepatnya ke arah kami,dia tidak sendirian,jelas saja,dia bersama Jinyoung dan Baro.

“Annyeong,berapa orang yang dari kelas kita yang datang?” aku melihat Jinyoung sedang bertanya dengan Yuri,memang Yuri satu SMP dengan Gongchan,Baro,dan Jinyoung,jadi wajar kalau mereka dekat,aku bisa bernafas lega karena Yuri sudah mempunyai kekasih jadi ia tidak mungkin berpacaran dengan mereka terutama dengan Gongchan.
“ Cuma sekitar 15 orang yang datang,Habisnya pertandingan ini kan dilaksanakan hari Sabtu. Pasti banyak yang malas datang. Tapi tenang saja anak-anak dari kelas lain juga banyak yang hadir,apalagi fans-fansmu tuh.” Yuri menunjuk ke arah sekumpulan yeoja yang membawa papan bertuliskan nama Jinyoung besar-besar.

“ Ahh,banyak juga ya fansku?” kata Jinyoung narsis.

“ Yaa!! Kau ini baru sebegitu saja sudah bangga. Kau lihat itu fansku jauh lebih banyak kan dari fansmu?” Gongchan menunjuk yeoja-yeoja lain yang membawa papan bertuliskan namanya.

“ Kau ini sirik saja sih.”

Setelah berbincang-bincang beberapa saat dengan Yuri dan beberapa anak kelas kami lainnya. Ketiga pangeran lapangan itu kembali ke tengah lapangan untuk mendapatkan pengarahan.

Mataku tidak bisa lepas dari Gongchan,entah sihir apa yang dipunyai makhluk satu ini,aku seolah-olah tidak bisa melihat hal yang lain kecuali dia. Oh Tuhan jangan biarkan rasa cintaku mengusai ragaku,biarkan ia tetap menguasai hatiku saja.

Walaupun sudah hampir setengah tahun Gongchan putus dengan Ha young,kekasihnya waktu SMP dahulu,tetapi sampai saat ini Gongchan belum menemukan pengganti Ha young,ya bukannya aku mau menyuruh dia mencari kekasih baru sih. Tetapi apakah dia belum bisa melupaka Ha young dan berusaha mencari cinta baru?

Apalagi kata Yuri waktu SMP,Gongchan terkenal playboy,hanya saja sejak berpacaran dengan Ha young,Gongchan sudah tidak pernah menjadi playboy lagi. Berarti pengaruh Ha young di hidupnya sangat besar. Bukan begitu? Untungnya Ha young tidak satu sekolah dengan kami. Jadi aku tidak harus melihat Gongchan sedih setiap harinya karena ia melihat Ha young,tetapi tidak bisa menyentuhnya.

Ehh tunggu-tunggu,sudah berapa lama aku melamun? Kerumunan apa yang ada di lapangan itu? Aku menengok dan melihat teman-teman sekelasku berteriak-teriak dengan heboh.

“ Itu pelanggarann!”

“ Dia sengaja menjatuhkan Gongchan..”

“ Pelanggaran. Penalty!!”

Apa aku tidak salah dengar? Gongchan? Jatuh? Aku menengok kembali ke arah lapangan dan menadapati salah seorang wasit sedang menolong Gongchan yang tergeletak di lapangan. Aku dapat melihat ada sedikit darah yang mengucur dari lututnya. Hatiku sakit melihatnya,betapa aku ingin menggantikannya . Biarkan aku yang jatuh dan terluka,biarkan aku yang merasa sakit,jangan pangeranku,aku ingin dia bahagia selalu.

Aku dapat melihat Gongchan tersenyum dan mengatakan kalau ia baik-baik saja dan ia masih bisa melanjutkan pertandingan yang tertunda. Astagaa,apa yang dia lakukan? Dia terluka dan dia masih mau melanjutkan pertandingan?

Pertandingan pun dilanjutkan dan kami berhasil menang lewat penalty yang diberikan oleh wasit karena pelanggaran yang dilakukan oleh pihat lawan. Memang kami menang,tapi Gongchan terluka. Bagaimana keadaan dia sekarang?

Aku dapat melihat Yuri dan beberapa yeoja lainnya sedang mengobati luka Gongchan,syukurlah,aku memang ingin ikut tetapi sudah terlanjur banyak yeoja dan beberapa namja anak kelas kami yang ada di sana. Jadi aku pikir cukup mereka saja yang di sana. Aku hanya bisa berdoa agar pangeranku baik-baik saja.

End of the pov

***

 

Gongchan pov         

 

Mengapa dia hadir lagi di hidupku? Tidak tahukah dia bahwa aku sedang berusaha melupakannya?

Malam ini tiba-tiba Ha young muncul di rumahku. Entah angin apa yang membawanya ke sini, ia telah membuka luka yang telah kusembunyikan. Aku merasa sakit apalagi ketika tiba-tiba ia memelukku dan menangis. Aku hanya bisa mengelus rambut pajangnya yang indah. Aku tidak tahu harus melakukan apa. Semua rasa rinduku bercampur menjadi satu.

Aku membawanya masuk ke dalam rumahku dan ia mulai bercerita dengan suara yang terbata-bata. Aku tidak ingin periku terluka,aku harus melindunginya sama seperti dulu. Tapi benarkah hal ini yang aku inginkan?

End of the pov

Na Eun pov

          “ Gongchan ini makalah untuk presentasi dua hari lagi. Nanti kau pelajari ya?” aku meletakkan sebuah map di mejanya. Gongchan hanya berdiam diri dan mengangguk. Aneh.. tidak biasanya ia seperti ini. Pasti ada masalah.

“Gwechanayo?” aku berusaha membuatnya berbiacara aku tidak tahan jika ia terus seperti ini. Tidak tahukah ia bahwa kalau ia seperti ini ia akan membuatku merasa sakit?

“ Ne,gwechana..”

Aku segera menyingkir dari hadapannya. Aku rasa ia perlu waktu untuk sendirian. Mungkin saja ia tidak bisa terbuka denganku,karena memang aku tidak dekat dengannya,tetapi aku merasa sedih,aku tidak melihat senyumnya hari ini.Aku berharap ia cepat tersenyum kembali. Gongchan,tolong sekali saja,tersenyumlah untukku.

Seminggu setelah sikap aneh Gongchan,ia sekarang sudah kembali tersenyum. Aku senang melihatnya,itu artinya dia telah kembali,kembali menjadi orang yang membuatku jatuh cinta.

“Yaa! Apa-apaan ini?” Yuri berteriak cukup keras. Saat ini kelas sedang cukup sepi karena jam istirahat.

“Waeyo,Yuri-ah?” Aku mengahmpirinya dengan bingung.

“Sepertinya Gongchan sudah menjadi namjachingunya Ha young lagi.”

DUARRR!!

Seperti ada yang meledakkan petasan di gendang telingaku. Ha young dan Gongchan? Kembali menjadi sepasang kekasih? Berita macam apa itu? Bukankah yeoja bernama Ha young itu yang memutuskan Gongchan,lalu mengapa tiba-tiba mereka kembali?

“ MWO??”

“Ssstt,kalau Gongchan tahu aku memeriksa inbox ponselnya.Bisa dibunuh aku. Aku melihat inbox ponselnya dan banyak sekali SMS dari Ha young di sini. Sepertinya dari apa yang mereka bicarakan aku tahu bahwa mereka sudah kembali menjadi sepasang kekasih.”

“ Ahh,Jeongmal?” Aku melirik ke layar ponsel milik Gongchan yang sedang berada di tangan Yuri.

“ Ne,dan aku harap kali ini Gongchan tidak menyakiti Ha young. Bagaimana pun juga Ha young adalah sahabatku.”

“Yaaa! Yuri-ah kembalikan ponselku.” Gongchan berjaln ke arah kami. Refleks aku menjauh dari Yuri.

“ Yaa! Gongchan kau sudah menjadi namjachingunya Ha young lagi ya?”

Gongchan hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Yuri. Gongchan…..aku menjerit dalam hati,aku mohon katakana tidak.

“ Aniya..” kata-kata itu meluncur begitu saja dari bibir Gongchan. Seketika itu hatiku menjadi sangat lega.

“ Kau berbohong ya?” Yuri terus mencecar Gongchan dengan pertanyaan.

“ Ani,aku memang belum menjadi namjachingunya. Tetapi akan menjadi namjachingunya lagi.. Hahahahahaha.” Gongchan berlari diikuti Yuri yang berteriak kesal padanya.

Hancur sudah hidupku..

End of the pov

 

Gongchan Pov

Aku menjadi kekasihnya lagi. Aku bahagia sekaligus diliputi perasaan aneh. Ha young,gadis yang selalu kuimpikan akhirnya kembali padaku. Aku akan berusaha menjaganya dengan segenap hatiku,aku tidak akan membiarkan ia lepas lagi.

Aku suka semua hal tentangnya. Senyumnya,kepribadiannya,sikapnya padaku,semua hal yang ada pada dirinya. Apa aku salah kalau aku kembali padanya? Anggap saja waktu aku putus dengannya,itu waktu bagi kami untuk berpikir kembali.

Aku sudah kembali bersamanya sekarang,mungkin selamanya,tetapi aku tidak tahu. Yang jelas,untuk saat ini,aku akan menikmati waktuku bersamanya,serta membayar cerita kami yang pernah hilang dulu.

End of the pov

 

***FIN*** 

 

8 thoughts on “[Korean Fanfiction/Straight/Ficlet] I still loving you

  1. omo omo ,, aku pikir akhirnya bakal sma Naeun😦

    aku kira nanti gongchan tau klo naeun suka sma dy kkk~
    keren,,😀
    berharap tadinya gongchan sma naeun kkk~
    tapi tak apalah tetep bagus kok😀

    • annyeong😀
      mian kalo akhirnya mengecewakan haha
      soalnya waktu itu aku bikinnya berdasarkan true story
      sebenernya ff ini bakalan ada sequelnya kok🙂
      tapi berhubung aku belom dapet feel buat nulisnya
      jdi blm sempet dibikin
      jadi tunggu aja ya
      gomawo udah komen🙂

      • hohoho hk kok gk mengecewakan kkk~
        hohoh true story? aigoo,,, kekeke,,
        jinjja? whoooaaa sippo sippo aku akan menunggu😀

        ne cheon🙂

  2. oke aku usahain sequelnya ga lama2 deh haha
    tapi kyknya sequelnya bakalan lebih panjang dari ini
    sekalian menebus kesalahan ceritanya yg kurang gimana gtu
    ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s