[Korean Fanfiction/Straight/Mini Drama] In my dream (Chapter1)

Title    : In my dream

Author            : Kim Sae na a.ka Devi

Rating            : PG 15/Straight/On writing/Series

Genre  : Fantasy/Romance/Angst/Life/Tragedy

Cast     :

Main cast       :  Super junior – Lee Donghae

Kim Yoonmi

Other cast       : A pink – Hong Yoo kyong

– Park Cho rong

Disclaimer      : Lee Donghae  is belong to God,SM Entertaiment,and his Parents.

Park Cho rong and Hong Yoo Kyong are belong to God, a cube

Entertainment,and their parents

It just for fun. Please don’t sue me. Don’t take this fanfic without

Permission from me. If you want to take this,please take with full

Credit.

#NP

Wonder girls – A sorry heart

Wonder girls – Wishing on a star

Mblaq – My Dream

Chapter 1

Seberapa besar kau berharap impianmu bisa menjadi kenyataan?

Walaupun kau tahu sampai kapan pun mimpi itu tidak akan tercapai

Oleh kenyataan dua garis lurus yang tidak akan bisa bertemu

Kecuali jika salah satunya di belokkan

Tetapi sayangnya aku tidak mungkin bisa membelokkan jalan takdirku.

Begitu juga dengan dirimu…

 

Yoon mi pov 

Tidak ada yang istimewa hari ini. Sama seperti ribuan hari yang telah dan akan berlalu di hidupku.Semakin lama hidup seperti ini semakin membosankan. Tidak ada tantangan yang berarti.Aku menginginkan sesuatu yang berbeda,sesuatu yang mungkin bisa merubah hidupku.

Mianhae aku lupa memperkenalkan diri. Namaku Kim Yoonmi. Umurku 17 tahun. Aku bersekolah di Seoul International High School tingkat 3. Sebentar lagi aku akan lulus,tapi sampai saat ini aku belum mempunyai prestasi yang membanggakan. Itulah yang menyebabkan aku tidak istimewa dari antara ribuan murid lainnya.

Sekarang aku sedang menyusuri koridor sekolah yang seakan tidak ada habisnya. Aku bukan tipe murid idaman yang betah berlama-lama di dalam kelas,mendengaran pelajaran.Tapi aku juga bukan tipe murid yang hampir selalu bolos di setiap mata pelajaran. Tentu saja aku tidak akan lulus dengan nilai yang baik jika aku bermalas-malasan.

Hanya saja seperti saat ini,kondisi hatiku sedang buruk. Aku tidak bisa mengikuti pelajaran di kelas. Jadi tidak ada salahnya kalau aku bolos di jam pelajaran ini. Lagipula saat ini sedang pelajaran matematika. Mana bisa otakku yang pas-pasan ini ditambah kondisi hatiku yang tidak karuan,diajak ungtuk memecahkan soal dengan rumus-rumus yang rumit.

            Aku rasa aku tidak ingin menceritakan keburukan diriku lebih lama. Bisa-bisa kalian berpikir yang tidak-tidak tentangku. Tapi aku mempunyai obsesi yang cukup gila. Semua orang pasti mempunyai obsesi,jadi aku pikir wajar saja jika aku juga mempunyainya.

Aku ingin bisa menjadi yeojachingu seorang Lee Donghae.Pasti kalian akan berpikir Lee Donghae ? Super junior?

Dengan senang hati aku menjawab tebakan kalian benar..

Aku sudah gila? Mungkin.. Aku tidak akan menyangkalnya. Keinginanku untuk memilikinya sangat besar. Entahlah cara gila apa yang mungkin aku lakukan untuk mendapatkannya.  Aku sudah berusaha hanya menjadikannya sebagai idolaku saja,tapi aku juga tidak bisa menyangkal bahwa hatiku menginginkannya lebih dari hanya sekedar idola

“ Apakah kau menginginkan sesuatu?”

Sebuah suara menyadarkanku dari lamunan panjang. Suara siapa di koridor yang sepi ini? Aku menengok ke belakang. Aku takut jangan-jangan ada murid yang memergokiku bolos lalu dia berusaha menakut-nakutiku.

Sepi..

Hantu? Ani..ani… Hahahhahaaahahah… Lucu sekali.. Mana ada hantu yang muncul siang bolong begini. Apa ada ya?

Aku berusaha mengabaikan suara tadi dan kembali melangkah. Mungkin saja tadi aku salah dengar. Lagipula untuk apa dia menanyakan tentang keinginanku. Kalau saja ia bisa mengabulkan obsesi gilaku itu… Ahhh sudahlah memikirkan obsesi itu malah akan membuatku semakin sakit.

“ Aku bisa mengabulkan apapun yang kau inginkan..”

Aku rasa telingaku tidak bermasalah,tapi memang koridor ini yang berhantu. Aku berlari sambil sesekali menengok ke belakang,awas saja kalau ternyata aku dikerjai.

“ Yaa! Kau..Aku di sini..”

Suara itu kembali terdengar,kali ini semakin jelas. Aku bisa melihat sesosok halmoni dengan pakaian aneh dan menatapku dengan senyumannya yang menyeramkan. Tapi kakiku malah melangkah ke arahnya.

“ Halmoni yang tadi berbicara padaku?” Aku bertanya dengan nada bingung. Ia hanya tertawa dan mengangguk.

“ Kau menginginkan sesuatu dan kau tidak bisa mencapainya. Tapi tenang saja,nak,aku bisa membuat hal itu terwujud.”

“ Jinjjayo?” Entah mengapa aku mulai tertarik dengan tawaran halmoni ini. Aku baru saja mengenalnya harusnya aku tidak percaya begitu saja padanya,tapi obsesi ini menguasai segalanya. Aku bukan hanya ingin bertemu dengan Lee Donghae,tapi aku ingin memilikinya.

“ Ambilah ini..” Halmoni itu menyerahkan sebuah kotak dari besi tua yang dipenuhi dnegan ukiran. Kotak itu terlihat antik.

“ Mwo? Untuk apa ini?”

“ Di dalamnya terdapat pil mimpi. Pil itu bisa mengabulkan keinginanmu,tetapi hanya di dalam mimpi.”

Sudah kuduga.. Tidak ada yang bisa mengabulkan obsesiku itu.. Mimpi? Untuk apa?

“ Jangan meremehkan pil ini,nak. Kau akan tahu betapa hebatnya pil ini setelah kau meminumnya.”

“ …” Aku hanya diam memandangi kotak itu. Masih ragu dengan apa yang dikatakan halmoni itu.

“ Kalau kau tidak percaya padaku,kau coba saja dulu,kalau kau tidak merasakan kehebatan pil ini,temui aku..Aku tinggal di rumah di belakang sekolah ini. Rumahku yang paling ujung dan paling gelap. Tapi kalau kau merasakan efek negative dari pil itu,minumlah sebutir lagi,maka mimpimu akan berhenti..”

“ Hmmm,ghamsahamnida halmoni..”

***

          “ Tadi kau bolos lagi ya?” Begitu sampai di kelas saat istirahat aku sudah diintrogasi oleh dua sahabatku yang super cerewet ini.

“ Ne..” Aku menjawab dengan nada malas-malasan.

“ Ada apa lagi kali ini? Kau sering sekali bolos,aku sudah lelah meminjamkan catatan padamu.”

“ Aku hanya sedang tidak mood untuk masuk kelas. Itu saja..”

“ Lalu tadi kau kemana?”

“ Ahh aku tadi bertemu dengan seseorang yang aku rasa dia seorang peramal.”

“ Peramal?” Yoo kyong tertawa saat mendengar perkataanku tentang halmoni itu. Mungkin memang dia adalah peramal. Buktinya dia tahu kalau aku sedang mempunyai impian yang gila.

“ Ne,penampilan halmoni itu aneh,jadi aku yakin dia peramal,lagipula ia tahu tentang impian besarku.”

“ Impian? Jangan katakan impian gilamu yang satu itu.” Cho rong menambahkan dan hal itu sukses membuatku patah semangat.

“ Impian apa?”

“ Sahabat kita ini mempunyai impian menjadi yeojachingu seorang Lee Donghae.”

“ Siapa itu Lee Donghae?”

“ Aku tidak tahu apa kalian ini kuper atau bagaimana.. Lee Donghae Super junior,boyband yang terkenal itu.” Aku menjawab dengan nada berapi-api.Wajar saja ketika berbicara tentang Super junior,semangatku melonjak gila-gilaan.

“ Hahahahahahhahaha… itu mustahil.” Aku sudah menduga sekarang Cho rong dan Yoo kyong menertawakanku.

“ Kalau kau sudah melihat seperti apa Donghae oppa itu. Aku yakin kalian juga akan mengidolakannya.” Aku mengeluarkan selembar foto dari dompetku dan memperlihatkan foto itu pada mereka.

“ Hmm harus kuakui Lee Donghae Super junior sangat tampan.”

“ Tapi tetap saja,kalau kau ingin menjadi yeojachigunya itu tetap terdengar seperti khayalan yang tidak mungkin dicapai.”

“ Dia namja sempurna. Aku ingin memilikinya..Bagimana pun jalan dan cara yang harus kutempuh”  Yoonmi menatap foto Donghae dengan antusias. Sambil sesekali tersenyum mengagumi sosok dalam foto itu.

“ Teruslah bermimpi,Yoonmi-ah..”

“ Dalam mimpi pun aku rela..”

“ Kau gila..”

“ Mungkin kalian menggangapku gila. Aku tahu dan aku sadar itu impian yang gila.”

“ Maka dari itu sadarlah Kim Yoonmi.Kau dan dia mempunyai dunia yang berbeda.”

End of the pov

***

Author pov

Yoonmi memandangi kotak pemberian halmoni misterius itu. Sebuah kotak sederhana,dan bahkan Yoonmi tidak berani membuka kotak itu. Keraguan memenuhi otaknya,ia masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan halmoni itu.

Baginya mimpi hanyalah sebuah mimpi. Memimpikan Donghae hanyalah akan menambah sakit hatinya. Menambah jutaan harapan dalam benaknya dan membuatnya berpikir kalau Donghae adalah miliknya. Yoonmi menaruh kotak itu di meja belajarnya.

Tetapi jika apa yang dikatakan halmoni itu benar,mimpi yang akan kualami bukan seperti mimpi-mimpi biasa,setidaknya aku pernah merasakan memiliki Donghae..Lagipula seperti yang dikatakan halmoni itu,kalu mimpi yang kurasakan aneh dan jelek,aku bisa menghentikannya

          Yoonmi meraih kotak itu dan membukanya perlahan. Terdapat beberapa pil ukuran kecil,jika dilihat sekilas memang seperti obat biasa. Yoonmi meraih salah satu diantaranya dan meminumnya.

1 menit..

2 menit..

10 menit..

Yoonmi merasa gelisah dalam tidurnya. Ia tidak bisa tidur,entah apa yang membebani pikirannya. Ia berusaha keras memejamkan matanya,berharap segera masuk dalam dunia mimpi.

“ Haaaaahh,kenapa aku jadi tidak bisa tidur? Kalau begini caranya bagaimana bisa aku merasakan khasiat pil itu? Apa jangan-jangan pil itu membuatku tidak bisa tidur?”

Yoonmi meraih selimutnya hingga menutupi wajahnya. Ia berusaha keras menenangkan pikirannya yang gelisah. Ia berusaha menghalau semua pikiran buruknya tentang pil yang baru saja diminumnya.Tidak lama kemudian,ia sudah benar-benar masuk ke alam mimpinya.

End of the pov

***

Yoonmi pov

Di mana aku?

Terakhir kali aku ingat,aku masih berada di kamarku dan sedang berusaha untuk tidur,lalu apa sekarang?

Aku sudah berada di tempat yang lain ketika aku membuka mata,aku sadar aku sudah berada di Incheon airport. Sedang apa aku di sini? Siapa yang memindahkan aku ke sini? Apakah aku mempunyai kemampuan berteleportasi?

Aku melihat keadaan sekelilingku,semuanya tampak normal. Orang-orang berlalu lalang sambil membawa tas koper. Beberapa pramugari dan pilot,yang sepertinya baru turu dari penerbangan,sedang berjalan cepat menuju lounge untuk beristirahat. Lalu mengapa aku bisa tersasar di sini?

Aku berusaha mencari orang yang kukenal,barangkali saja ia bisa menjelaskan kenapa aku ada di sini? Tunggu! Bukankah itu? Lee Donghae? LEE DONGHAE DAN SUPER JUNIOR?

Apakah sekarang impian dan obsesi itu mulai mempengaruhi otakku?

Sosoknya begitu nyata,berdiri tegap disana,beberapa langkah lagi aku bisa mencapainya,tapi kakiku seakan tidak bisa berjalan,apakah ini nyata ataukah hanya ilusi?

“ Chagi..sedang apa kau disana? Apakah kau tidak merindukan namjachingumu ini?”

Apa? Dia berkata apa???

“ Hyung,sepertinya yeojachingumu ini sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja.” Kyuhyun menyenggol Donghae sambil menunjuk-nunjuk ke arahku. Enak saja anak itu berbicara! Aku hanya syok saja,wajar saja aku seperti ini.

“ Yoonmi-ah,gwechana? Kau sakit?” Donghae,pangeranku,seseorang yang hadir dalam pikiranku setiap saat,memegang bahuku dan mengguncangnya pelan. Kurasa aku akan mati sebentar lagi.

Aku merasakan tubuhku melayang dan pandnaganku menjadi buram tiba-tiba. Aku tidak tahu apa yang terjadi,aku merasakan seseorang menahan tubuhku agar tidak jatuh,lalu disusul teriakan beberapa orang yang sedang berada di sana.

End of the pov

***

Donghae pov

            Aku panik sekali saat tahu Yoonmi pingsan tiba-tiba. Saat aku melihatnya di bandara tadi,ia memang sudah aneh. Ia tampak seperti orang yang kebingungan,aku juga tidak tahu apa yang menyebabkannya seperti itu. Apalagi sekarang ia tidak sadarkan diri,aku takut terjadi sesuatu padanya.

“ Hae-ah,tenanglah,Yoonmi pasti baik-baik saja.” Eunhyuk merangkul bahuku dan  berusaha menenangkanku. Saat ini kami semua sedang berada di ruang tunggu rumah sakit. Dan pikiranku kacau sekali saat ini.

Kami baru saja pulang dari tour concert ss4. Dan aku memang menyuruh Yoonmi untuk datang menjemputku bersama yeojachingu dari beberapa member lainnya,tapi entah mengapa Yoonmi terlihat sendirian tadi,dan kata Yunsoo,yeojachingu Leeteuk hyung, Yoonmi meminta izin ke toilet tadi dan tidak kembali lagi.

Sebenarnya apa yang terjadi dengan yeojaku itu? Apakah kepalanya terbentur sesuatu?

“Oppa,minumlah,kau terlihat sama pucatnya dengan Yoonmi,jangan sampai kau ikut-ikutan pingsan di sini.” Yunso menyodorkan segelas kopi padaku dan aku memberikan senyuman tipis. Saat ini aku tidak berniat melakukan apa-apa sampai aku tahu keadaan Yoonmi baik-baik saja.

“ Lee Donghae-ssi?” seorang suster keluar dari ruang rawat Yoonmi diikuti seorang dokter.

Langsung saja aku berlari menghampiri mereka.Bisa kulihat semua orang ikut berdiri dan melangkah ke arahku.

“ Ne,saya orangnya,bagaimana keadaan Yoonmi,uisa-nim?”

“ Nona Kim Yoonmi baik-baik saja,tetapi saya rasa dia merasa syok akan sesuatu dan mempengaruhi fisiknya.”

“ Syok? Lalu bagaimana dia sekarang?”

“ Sekarang ia sudah sadar,sebaiknya anda menemuinya.”

“ Ne,Ghamshamnida uisa-nim.” Aku membuka pintu di hadapanku secara perlahan.

“ Chagi,gwechanayo? Apa kau merasa sakit?” Wajahnya tampak memucat dan keringat mengalir deras dari dahinya. Kenapa ia tampak seperti orang ketakutan?

“ Chagi,ini aku.. Apa kau mengenalku?”

“ L…Lee Donghae oppa?”

Oppa? Sejak kapan ia memanggilku dengan sebutan oppa? Aku rasa ia memang benar-benar sakit?

“ Kenapa kau ada di sini,oppa? Mengapa aku ada di sini?”

“ Kau sakit,chagi..” Aku menariknya ke dalam pelukanku.  Perlahan aku bisa merasakan ia menangis di sana. Isakannya terdengar menyakitkan bagiku. Apa yang terjadi sebenarnya?

“ Donghae? Itu benar kau?”

“ Ne,chagi,kau kenapa? Apa.. apa yang terjadi padamu?”

“ Chagi? Kenapa kau memanggilku begitu,Donghae-ssi?”

Aku melepaskan pelukanku dan memandang Yoonmi dengan kedua bola mataku.Aku berharap di segera sembuh,ini meyakitkan bagiku. Yoonmi,apa yang sebenarnya terjadi?

“ Yoonmi,apa yang kau rasakan?” tiba-tiba Yunsoo dan semua member masuk ke dalam. Hhhh memperkeruh suasana saja mereka ini.

“ WAAAAAAAAAAAAAAAA SUPER JUNIOR OPPADEUL,ANNYEONG HASEYO..” Yoonmi refleks bangit berdiri dan membungkukkan badannya.

Bisa kurasakan aura di sekitarku menjadi kaku. Mereka semua memandang Yoonmi degan pandangan aneh. Aishh aku harus menjelaskan agar mereka bisa sedikit memberkan kenyamanan bagi Yoonmi.

“ Euhmm,sepertinya Yoonmi masih sakit,kalian bisa keluar sebentar kan?”

“ Ahhh ne,ayo keluar semua..” Leeteuk hyung mengusir semuanya dari kamar Yoonmi. Aku rasa itu lebih baik.

End of the pov

***

Author Pov

“ Hyung,Yoonmi sebenarnya sakit apa?” Eunhyuk terus bertanya pada Leeteuk sejak mereka keluar dari kamar Yoonmi.

“ Aku juga belum tahu,Yunsoo,Yeonchan,Minra,kalian kan tadi bersama dengan Yoonmi. Apa dia terlihat berbeda hari ini?”

“ Aniya,oppa,Yoonmi baik-baik saja tadi,lalu setelah ia meminta izin ke toilet ia sudah berubah menjadi aneh seperti itu,bahkan ia bisa pingsan saat bertemu kalian,oppadeul.” Minra,yeojachingu Yesung,menjawab sambil mengerutkan keningnya. Bingung..

“ Ne,oppa Minra eonni benar,tadi pagi Yoonmi bersemangat sekali. Bahkan ia harusnya sudah menyiapkan kejutan untuk Donghae oppa.” Yeonchan,yeojachingu Siwon,ikut-ikutan menggelegkan kepalanya tanda tidak mengerti.

“ Berarti terjadi sesuatu saat Yoonmi pergi ke toilet. Karena sejak kembali dari toilet ia sudah aneh seperti itu kan?”

“ Ne,oppa,apa ia terjatuh dan kepalanya terbentur sesuatu ya?” Yunsoo meletakkan tangannya di dagu,kebiasaannya saat sedang berpikir.

“ Mungkin saja itu,hyung,apa kau sudah menemui uisa-nim dan bertanya soal itu?” Yesung yang sejak tadi hanya diam mulai angkat bicara.

“ Ne,aku akan mengajak Donghae untuk menemui uisa-nim.” Leeteuk hendak membuka pintu kamar Yoonmi saat tangan Kyuhyun menahannya.

“ Jangan ganggu Donghae hyung dulu,hyung,aku yakin ia lebih baik menjaga Yoonmi. Aku saja yang akan menemui uisa-nim bersamamu.”

“ Ne,kau benar kyu..” Leeteuk dan Kyuhyun segera menuju ke ruangan Dokter Lee,untuk menanyakan keadaan Yoonmi.

Sedangkan member lainnya hanya bisa menunggu sambil larut dalam pikirannya masing-masing.

“ Apa perlu kita kembali ke airport eonni?” Yeonchan berbisik pada Minra dan Yunsoo.

“ Untuk apa?” Yunsoo memelankan suaranya,agar setara dengan nada suara Yeonchan.

“ Siapa tahu kita bisa mendapatkan keterangan dari orang-orang yang melihat Yoonmi,bagaimana pun juga kita harus tahu apa yang terjadi.”

“ Hmmm,mungkin nanti kita bisa mencobanya,tapi aku rasa sekarang lebih baik kita menunggu Leeteuk oppa dan Kyuhyun.”

End of the pov

 

***

Yoonmi pov

“ Sebenarnya apa yang kalian lakukan di sini. Bukankah kalian sedang tour concert untuk ss4?”

“ Kami sudah pulang,baru saja,bukankah kau,Minra,Yeonchan,dan Yunsoo datang ke airport untuk menjemput kami?”

Minra?Yeonchan?Yunsoo? Siapa mereka semua?

“ Siapa mereka? Aku tidak kenal?”

“ Yoonmi,aku berharap kau segera sadar.” Donghae mengelus lembut kepalaku. Sebenarnya aku senang diperlakukan seperti ini oleh idolaku,tapi untuk menjaga imageku sebagai seorang yeoja,aku tidak terima diperlakukan seperti itu oleh namja yang bukan siapa-siapaku ini.

Aku menepis tangannya kasar,dan ia terlihat kaget dengan perlakuanku,tetapi sejurus kemudian ia tersenyum. Dan aku merasa sangat bersalah karena aku melihat ada luka di matanya.

“ Aku merasa baik-baik saja,Donghae-ssi.Lagipula kau tidak mengenalku,bagaimana bisa kau mempedulikanku sampai sejauh ini?”

“ Aku ini namjachimu,Yoonmi-ah..”

***

To Be Continued

 

13 thoughts on “[Korean Fanfiction/Straight/Mini Drama] In my dream (Chapter1)

  1. Eon. Aku komen lagi ya :p
    ini aku suka ceritanya..
    Lanjutin petan. #Maksa
    Next part panjang yaa :p
    Jan lupa. Catet pesenannya #plak

    • Hhahaha sip deh saeng pasti aku lanjutin yah emang sih ff ini udah ketunda setahun *ngaku
      tapi tenang aku bukan orang yang hobi buang2 ff kok *apaini
      pasti kulanjut😀
      panjang ga ya?
      rencananya ff ini ada sequel saeng
      hahaha jadi mungkin 1 chapnya panjangnya seginian deh😛

      makasih udah baca + komen😀
      makasih juga udah nungguin hhahaha ^^V

  2. Ceritanya bgs juga saeng tp sayang klo cpt bgt ditamatin. Yoonmi akhirnya menjadi kekasih lee donghae meskipun gara2 pil..
    Pengen tau nieh stlah kejadian itu apakah jd kenyataan or msh dlm mimpi…dtunggu ya lanjutannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s