[Korean Fanfiction/straight/series] Love scandal (chapter 5)

Title : Love scandal

Author : Kim Sae na a.k.a Devi

Rating : PG 13/straight/Series/On writing

Genre : comedy/romance/friendship

Cast:

Kim Sae na

Jung Yue Lee

Park Hye soo

All member SHINee

Tvxq –  Jung Yun ho

SNSD – Jessica, Tiffany , Seohyun

Length  : Chapter 5/?

Disclaimer : SNSD,TVXQ,and SHINee are belong to SM entertaiment and their parents.I don’t make money from this fanfic. It’s just for fun. Please don’t sue me.Don’t take this fanfic without permission from me. If you want to take this,please take with full credit.

Chapter 5

            Hye soo mengambil semua foto,poster,dan semua yang berhubungan dengan Jonghyun.Kemudian menaruhnya di dalam sebuah kotak,menutupnya dengan plester,menyimpannya dalam lemari kemudian menguncinya.Hye soo menghapus air mata yang masih mengalir di pipinya.

“ Hwaiting Hye soo,kamu dapat melupakan dia.Dia hanya akan membuatmu terus sakit hati. Kau hanya bermimpi. Bangun Hye sooo!! Bangun!! Sampai kapan pun Jonghyun tidak akan mau melihatmu lagi. Maka kau harus berusaha melupakan dia.”

Sejak pulang tadi,entah sudah berapa lama Hye soo berada di dalam kamar. Melepas semua poster Jonghyun yang menempel di dinding kamarnya.Membersihkan seluruh kenangan Jonghyun di dalam kamarnya.

“ Kenapa Hye soo mengurung diri di dalam kamar?” seru Sae na kebingungan.

Yue lee hanya mengangkat bahu tanda tidak mengerti. Memang aneh sekali,tadi waktu pulang kuliah Hye soo baik-baik saja. Sekarang malah mengkhawatirkan.

Sae na hanya memandang pintu kamar Hye soo yang tertutup rapat dengan pandangan tidak mengerti. Kalalu sudah begini mereka hanya bisa menunggu. Hye soo tidak akan mau dibujuk keluar kalau suasana hatinya sedang buruk seperti ini.
Hye soo duduk di pinggir tempat tidurnya. Ia sudah berhenti menangis,namun hatinya tetap tidak mau diam. Rasanya perih sekali. Memang ia hanyalah seorang fans. Kehilangan dia tidak akan berarti buat Jonghyun. Dirinya bukan siapa-siapa dibandingkan dengan Cheo jin,pacar Jonghyun, artis yang super cantik itu.

Entah mengapa menyadari kenyataan itu,hati Hye soo malah semakin sakit. Pesona Jonghyun telah membutakan dirinya. Membuat Hye soo begitu memujanya namun hayalah rasa pahit yang ia dapatkan sekarang. Setelah 3 jam penuh Hye soo mengurung diri di kamar. Ia memutuskan untuk keluar. Ia tidak mau lebih lama lagi merenungi nasibnya.

Kreek

Sae na dan Yue lee yang sedang nonton tv menoleh ke arah pintu kamar Hye soo yang terbuka. Penampilan Hye soo berantakan. Mereka tahu telah terjadi sesuatu yang membuat Hye soo sedih. Namun mereka tidak akan bertanya. Lebih baik menunggu Hye soo berbicara.

“Gwechanayo?” kata Sae na berusaha tersenyum namun pandangan matanya terlihat khawatir.

“Gwechana.”kata Hye soo. Terlihat lesu dan sedih.

 

Belum saatnya mereka tahu yang sebenarnya. Aku tidak ingin dikasihani.

 

Hye soo menghela nafas,lalu duduk di sebelah Yue lee.

***

          Jonghyun merenung di balkon kamarnya. Ia masih memikirkan kejadian tadi siang. Gadis itu,wajahnya yang manis dan lugu membayang dalam benak Jonghyun membuatnya tidak bisa tidur.

“Yaa Jonghyun .”

Jonghyun menoleh dan melihat Onew sudah berada di sampignya.

“Waeyo?”

“Gwechana.”

“ Aku mengenalmu bukan satu hari Jonghyun.”

“Hyung.”

Onew menoleh pada Jonghyun. Dilihatnya Jonghyun seperti mempunyai beban berat.

“Ne. Ceritalah kalau itu membuatmu lega.”

“Apa aku putus saja dari Cheo jin?”

Pertanyaan Jonghyun mau tidak mau membuat Onew kaget. Sepengetahuannya Jonghyun sangat sayang kepada Cheo jin. Walaupun tabiat gadis itu buruk. Walaupunn Jonghyun selingkuh tapi dia menyayangi dan mencintai Cheo jin lebih dari dirinya sendiri.

“ Eh tadi kepalamu terbentur dengan keras ya?” tanya Onew sambil mengetuk-ngetuk kepala Jonghyun.

“Hyung aku serius.”

“Ada masalah apa dengan dia? Apa sudah tidak bisa dibicarakan?”

“ Aku sudah jenuh berpacaran dengannya.”

“MWO??? Kau ini ada-ada saja. Kau tidak ingat usahamu waktu mendapatkan dia.”

“Tapi aku merasa dia tidak mencintaiku,hyung.”

“Masa hanya karena itu ?”

“Sifatnya terlalu kekanak-kanakan.”

“Bukankah kau seudah sering melihat sifatnya itu. Dan selama ini kau biasa saja,Bukankah begitu?”
“Tapi tadi dia membentak salah satu fans kita cuma gara-gara hal yang sangat sepele.”

“Apa yang dilakukannya?”

“Tadi fans kita memakai bros yang sama dengannya dan ia tidak suka itu.”

“ Memang keterlaluan dia. Aku tidak akan pernah bisa membayangkan sifatnya yang seperti itu.”

” Jadi sebaiknya aku bagaimana hyung?”

“Kau pikirkan dulu saja keputusanmu baik-baik.”

***

Hal-hal yang dapat membuatku dekat dengan Key:

  1. Nonton konser SHINee lagi dan berharap Key masih mengenaliku
  2. Daftar ikutan audisi SM entertainment tahun depan
  3. Menjadi aktif di forum internasional SHINee dan berharap menjadi salah satu admin dan secara tidak langsung bisa dekat dengan SHINee
  4. Mencari pekerjaan sambilan sebagai Penata rambut artis dan berharap SM mau memakaiku

 

Sae na menatap kaku layar laptopnya. Ia sedang mengerjakan tugas kuliahnya namun ia tidak bisa konsentrasi karena ia masih terbayang-bayang wajah Key. Dan ia ingin sekali bertemu dengan Key lagi. Makanya ia malah membuat coret-coretan tidak penting berbagai kemungkinan untuk bisa bertemu dengan Key lagi.

Kemungkinan pertama, paling gampang memang namun mengingat harga tiket konser  SHINee apalagi yang VVIP sangat mahal. Sae na merasa tidak sanggup membelinya, kalau hanya membeli yang biasa saja kan tidak ada fans meetingnya tentu saja Sae na hanya bisa melihat mereka dari jauh.

Kemungkinan kedua,lebih tidak mungkin, bisa diterima menjadi salah satu artis SM adalah kemustahilan. Mengingat syarat utama untuk diterima adalah cantik. Sae na memandang cermin di sebelah meja belajarnya. Muka bulat seperti bola,rambut,tubuh,tinggi?  Belum apa-apa Sae na merasa tidak percaya diri.

Syarat kedua jadi artis SM adalah bisa dance. Sae na menyerah untuk urusan satu ini. Bisa dance berarti harus memperhatikan kelenturan tubuh. Dengan tubuh kaku begini yang ada nanti badannya bisa remuk semua karena memaksakan diri.

Syarat ketiga adalah bisa nyanyi. Sae na bisa nyanyi,tapi suaranya yang jelek itu bisa membuat semua orang sakit telinga mendengarnya. Yang ada nanti bikin malu diri sendiri di depan juri kalo memaksakan diri untuk nyanyi.Setelah menimbang-nimbang alasan kedua,itu sama sekali tidak mungkin dilakukan.

Kemungkinan ketiga,jadi salah satu admin di forum internasional SHINee, memang itu adalah hal yang paling mudah dilakukan. Hanya kemungkinan untuk dekat dengan SHINee itu sangat tidak mungkin. Bayangkan saja berapa juta Shawol yang ada di seluruh dunia dan berapa persen kemungkinan dia bakalan jadi admin dan bisa dekat dengan SHINee.

Kemungkinan keempat, ini malah mengada-ada  ya? Jangankan jadi penata rambut artis penata rambut biasa belum tentu diterima. Apalagi artis SM banyak dan penampilan mereka luar biasa . Tidak mungkin SM mau memakai penata rambut amatiran apalagi yang baru belajar.

Jadi jalan untuk bisa deket sama Key. Buntu total!! Sae na malah makin pusing mikirin itu. Jalan satu-satunya ya hanya  berdoa. Mungkin saja ia bisa menang tiket konser untuk yang kedua kalinya.

Tok tok tok

Sae na berjalan ke arah pintu kamarnya,memutar kuncinya,dan membukanya perlahan.

“Hye soo? Yaa ada apa?”

Hye soo masuk ke kamar Sae na lalu duduk di atas tempat tidur Sae na.Matanya tidak lepas dari poster SHINee ukuran raksasa yang terdapat di dinding kamar Sae na.

“ Kau ini tidak pandai berbohong ya?”

“Apa maksudmu?” Hye soo memandang Sae na dengan tatapan heran.

“Ada masalah apa?”

“Kau percaya suatu saat nanti kau akan menjadi pacar selebriti seperti mereka?” Hye soo mengedikan dagunya ke arah poster SHINee.

“Kau bercanda ya? Dunia kita dan dunia mereka berbeda tidak mungkin aku akan berpacaran dengan mereka. Jadi teman saja rasanya mustahil.”

“ Begitu ya?” Hye soo menghela nafas sedih.

“Ada apa sih?”

Hye soo kemudian menceritakan kejadian tadi siang kepada Sae na. Lalu Sae na mendegarkannya dengan seksama.

“ Jadi seperti itulah.”

“ Ohh itu yang membuatmu uring-uringan tadi?”

“ Ne.”

“ Ya kalau aku jadi Jonghyun mungkin aku tetap akan membela Cheo jin. Fans memang penting namun pacar sendiri akan lebih penting.”

“ Ya aku tahu itu. Dan itu membuatku sedih.”

“ Sudahlah berlaku wajar saja. Justru kalau kau membencinya kau tidak akan bisa membuat image baik dihadapan Jonghyun.”

“ Apakah menurutmu begitu?”

“ Ya semua terserah padamu.”

“ Apa yang kau katakan ada benarnya juga. Gomawoyo.”

“ Ne. Cheomaneyo. Sekarang sebaiknya kau biasa saja kalau bertemu Jonghyun.”

“ Kapan lagi aku akan  bertemu Jonghyun?”

“ Ya nanti kalau ada bintang jatuh buatlah permohonan agar kau bisa bertemu dengannya lagi.”

“ Aduhhh aku jadi kangen tiba-tiba sama dia.”

“ Nah mulai lagi deh.”

“ Hehehe. Sebenarnya kan aku masih suka sama dia.”

***

          “ Permirsa selanjutnya adalah berita mengenai Minho artis dari boyband SM entertainment SHINee dan Seohyun dari girlband SM entertainment Girls Generation. Mereka diduga mempunyai hubungan khusus karena gelang yang serupa yang mereka kenakan. Namun Minho dan Seohyun mati-matian menolak adanya rumor ini. Memang selama ini tidak ada pemberitaan mengenai kedekatan mereka. Apakah kesamaan gelang mereka semata-mata hanya kebetulan atau…”

Klik!!

“ Dasar infotaiment tidak penting.” Minho mengumpat-umpat setelah menonton tayangan infotaiment mengenai hubungannya dengan Seohyun. Memang ia salah juga sih kenapa memberikan gelang itu pada Seohyun. Ini semua gara-gara acara wawancara artis di SBS minggu lalu. SHINee,Super junior,dan SNSD yang jadi bintang tamu utamanya. Dan tanpa sengaja presenter acara itu melihat gelangnya dan juga gelang milik Seohyun lalu dengan berlebihan mengatakan mereka sehati dan mempunyai hubungan khusus.

“ Sudahlah Minho tidak usah didengarkan.”  Onew yang duduk di sebelah Minho dan ikut menonton acara infotaiment itu.

“ Tapi,hyung,sekarang kemana-mana aku selalu dikuntit  oleh wartawan.”

“ Pemberitaan itu kan tidak benar. Nanti juga hilang sendiri.” Minho memang mengarang alasan ketika diintrogasi oleh semua teman-temannya.

“ Mungkin kau benar,hyung.”

“ Tapi benar kan kau tidak berpacaran dengan Seo hyun?”

“ Hyung, Kau ini! Aku sudah bilang kemarin.”

“ Tapi Seohyun itu cantik,baik lagi.”

“ Kau tau ,hyung, SM melarang artis dari entertainment yang sama untuk berpacaran.”

“ Aku tahu kok. Hahahahaha. Aku hanya bercanda saja tadi.”

“ Uhhh hyung aku kan sedang tidak bercanda.”

***

          “ Yeoboseyo,chagiya.” Minho menutup mulutnya dengan sebelah tangan. Tangan yang satunya ia gunakan untuk memegang ponsel.

“ Kau ingin bertemu di taman sekarang. Waeyo?” Minho melirik lewat matanya. Ia takut ketahuan saat sedang menelpon Seohyun.

“ Ne. Aku akan datang. Tapi tunggu 10 menit lagi ya. Aku lihat keadaan dulu.”

“ Annyeong.” Minho menutup flip ponselnya lalu segera berlari ke kamarnya.

“ Mianhaeyo. Aku terlambat.” Minho segera duduk di bangku taman yang telah disebutkan Seohyun.

Seohyun menoleh dan melepas kacamatanya.

“ Gwechana.”

“ Waeyo? Ada masalah apa?”

“ Aku lelah dikejar-kejar seperti ini terus.”

“ Ya aku pun begitu. Namun kita harus terus menghindar demi hubungan kita.”

“ Aku ada ide.”

“ Ide apa?”

“ Bagaimana kalau kau mencari kekasih pura-pura?”

“ MWO??”

“ Aku sudah mempunyai calon untukmu.”

“ Chagiya aku tidak mau kehilangan dirimu.” Minho meraih tangan Seohyun dan menggenggamnya.

“ Ya aku juga.Namun dengan cara inilah justru kita dapat meneruskan hubungan kita.”

“ Memang siapa calon itu?”

“ Kim Sae na. Anak yang kemarin memergoki kita berciuman.”

“ MWO?? Dari mana kau tahu nama anak itu?”

“ Dari mana aku tahu tentangnya itu tidak penting.”

“ Aishhh.. Lalu?”

“ Kau harus mau,Minho-ah.”

” Aku tidak setuju,chagiya.”

“ Minho,kita tidak punya pilihan lain.”

Minho terdiam sebentar merenungkan kata-kata Seohyun.

“ Aku akan segera menemui Sae na.”

Minho hanya bisa mengangguk tanda setuju.

***

To Be Continued

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s