[FF Combine] Greatness Of Our Life (chapter 2)

 

Greatness of Our Life 

 

Author : Sae Na

               Hyun Nie

               Yoon Mi

 

Genre : Fantasy, Horor, Romance, Mistery

 

Legth  : 2 / of ?

 

Rating : PG 15

 

Main Cast :

 

Diamond Side

Kim Yoon Mi

Hyoyeon

Kim Yuri

 

White Diamond

Boyfriend member

 

Black Diamond

B1a4 member

Lee Hyun Nie

 

Ghost Hunter

Kyuhyun

Donghae

Siwon

Sunny

Kim Sae Na

 

Disc    : Super Junior, Boyfriend and B1A4 punya Tuhan, ELF, Abers and Bestfriend. Jalan cerita punya author. No Bashing! Just RCL =)

            

             Hantu disini bukanlah hantu dari dunia orang mati ya? Hantu disini hanyalah sekumpulan mahluk hidup lain yang dulunya semua tinggal di atas langit. Jadi bukan orang mati yang jadi hantu. That a different..

 

             Ketika dunia dikuasai oleh mahluk hidup lain. Mampukah seisinya mempertahankan hidup?

 

#Nowplaying

 Super Junior – Superman

 

Chapter 2

 

Author Pov..

 

Ketika semua berubah menjadi gelap

Haruskah aku tetap menjadi pelita?

Untuk sesuatu yang tidak mungkin ada

Bahkan mungkin hanya ada di pikiranmu dan pikiranku

 

Akhirnya hari itu telah tiba.. 3 pasukan White Diamond youngmin, minwoo dan kwangmin bersama princess Kim Yoon Mi menyamar dan berangkat ke bumi..

“ Ini hari pertama kita, apa kalian siap?” seru Putri  Yoon Mi dengan lembut kepada para pengawalnya.

Entah mengapa putri tidak berhati dingin seperti ratu, hatinya lembut dan ramah pada seluruh rakyatnya, namun ada satu sifat tersembunyi yang dimiliki putri. Meskipun terlihan pendiam dan baik hati namun dia penuh teka teki  karena  tampa diduga putri juga dapat mengeluarkan amarahnya.Inilah sosok menarik dari sang putri sehingga dia dikagumi oleh banyak namja.

“ Kami Siap yang mulia!” Dengan serentak Young Min, Kwang Min, dan Min Woo menjawabnya

“ Kita akan memulainya dari mana yang mulia?” Tanya Min Woo..

“ Kita akan daftarkan diri menjadi calon murid di Dai Han University, kemudian sesegera mungkin cari tahu tentang keberadaan para Ghost Hunter. Untuk langkah berikutnya kita akan pikirkan nanti,”

Yoon Mi Pov…

Setiap ku ingat rakyatku dihancurkan dan dilenyapkan manusia, aku pun tidak bisa tenang, kami selalu merasa beradfa di dalam situasi rumit, seperti tersedot masuk ke lorong waktu yang tidak tahu di mana ujungnya.

Baiklah kita mulai hari ini,. Takkan kubiarkan kaum manusia hidup tenang

Hari ini aku menyamar sebagai mahasiswi jurusan kedokteran di Dai Han University juga bersama ketiga pengawalku Young Min, Kwang Min, dan Min Woo yang masuk dalam kejuruan yang sama.

Tugas kami adalah mencari tahu siapa saja yang terlibat sebagai Ghost Hunter dan kami akan menjalankan rencana yang sudah ku susun dengan sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan tahu apa yang sesungguhnya terjadi.

Aku memang terlihat jahat tetapi ini semua demi bangsaku,aku akan menghancurkan manusia dengan caraku sendiri. Mungkin kalau mereka tidak menyerang kami lebih dahulu,tidak harus ada perang berdarah di sini. Tidak harus ada yang terluka dan menderita.

Author pov

“ Huh, sudah 1 jam kita menunggu, apa tidak ada kabar dari siwon hyung?”

“ Aku sudah coba hubungi dia, tapi tidak diangkat. Mungkin karena dia begitu sibuk”  Kyuhyun terus mencoba menghubungi Siwon.

“ Sh, kenapa dia tidak ada saat dibutuhkan? Sesibuk itukah dia hingga tidak bisa angkat telepon?”

Kyuhyun terdiam dan merenung

“ Hyung atau mungkin…”

“ Mungkin apa?”

“ Apa jangan jangan terjadi sesuatu yang buruk pada hyung? Hari ini umma menghilang entah kemana, apa mungkin Siwon hyung juga…”

Kyuhyun memang selalu berpikir kritis setiap menghadapi masalah, tidak seperti Donghae yang tenang, Kyuhyun selalu ingin tahu dan tidak bisa duduk diam dan menunggu.

“ Hmm, kau benar juga, tapi apa dan kenapa?”

“ Hyung, kau tahu kan Siwon hyung itu lebih pandai memburu hantu daripada kita, dia juga sudah banyak membunuh banyak hantu, jadi bisa saja para hantu itu mengincar Siwon Hyung!”

“ Mwo? Kau jangan berpikir terlalu jauh, kita tunggu beberapa jam lagi, jika dia tidak kembali, baru mengambil tindakan” kata Donghae sambil meneguk anggur dalam gelas kristalnya.

***

Dong Hyun pov..

Kuputuskan tidak ikut melindungi Putri Yoon Mi. Ada tugas baru yang diberikan ratu padaku dan tugas ini lebih penting. Aku sudah memilih tiga anggota terbaikku, Min Woo, Young Min dan Kwang Min. Aku yakin sekali mereka bisa melindungi Tuan Putri dari tugas berbahaya ini.

Aku akan selalu memantau mereka,karena ketiga anggota itu masih menjadi tanggung jawabku. Garis takdir memang sudah ditentukan sekarang, Dunia kami dan dunia manusia memang adalah dua buah garis lurus yang sampai kapan pun tidak akan bertemu,kecuali salah satunya dibelokkan. Dan membelokkan takdir yang sudah ditulis jelas tidak mungkin.

Min Woo Pov…

 Sejak aku duduk di sini dan membaca sesuatu yang tertulis di buku catatanku. Aku tahu matanya tidak pernah lepas memandangiku. Aku tahu ingin memperhatikan setiap gerak gerikku. Apa yang salah denganku? Mungkinkah ia tertarik padaku?

Aku menoleh padanya dan tampak wajahnya langsung memucat dan ia menunduk berusaha menghindari tatapan mataku. Aku menoleh kembali ke buku catatanku,tetapi aku tahu tatpan matanya masih menjelajahi seluruh gerakannku. Aku tidak merasa risih sama sekali,aku hanya berusaha mencari tahu apa arti tatapan itu.

Perlahan aku membereskan buku-buku yang berserakan di depanku. Lalu memasukkannya ke ranselku. Dapat kurasakan tatapannya berubah menjadi sedih,mungkin karena ia mengira aku akan pergi dari sini. Yeoja,kali ini kau salah.

“ Annyeong..” Aku duduk tepat di hadapannya. Wajahnya sudah seputih kapas sekarang, aku yakin dia gugup dan tidak menyangka aku akan menghampirinya.

“ Ann..anyeong..” Akhirnya dia menjawab salamku dengan suara bergetar. Aku hanya tersenyum menanggapinya.

“ Min Woo imnida. Manaso bangapseumnida..Kau tadi melihat ke arahku terus ya? Waeyo?” Aku berusaha membuatnya tidak terlihat gugup di depanku.

“ Kim Sae Na imnida, euhmmm… Gwaechana, apa kau murid baru di sini?”

“ Ne, aku fakultas kedokteran, kau sendiri?”

“ Fakultas design… Ohh berarti kau hebat ya, setahuku masuk fakultas kedokteran di universitas ini sangat sulit.”

“ Biasa saja,aku tidak masuk sendiri, aku masuk bersama kedua sepupu kembarku,yaitu Young Min dan Kwang Min,nanti akan ku kenalkan kau pada mereka.”

“ Ahh ya, seingatku ada empat murid baru di fakultas kedokteran, tiga namja dan satu yeoja, aku tahu dari temanku yang ada di sana, lalu kalau yang yeoja itu, dia bukan sepupumu atau kau tidak kenal dengannya?”

“ Aniya, aku tidak tahu kalau ada yeoja yang baru masuk, aku hanya tahu kami bertiga yang baru masuk.”

“ Ahh begitu…”

Aku tidak menyangka aku mendapatkan pancingan untuk para Ghost Hunter itu. Yeoja ini polos dan tidak mempunyai kekuatan apa pun, gampang sekali untuk menyerangnya. Aku tidak akan membunuh atau menyakitinya, aku hanya akan membuatnya shock. Tunggulah Sae Na, malam ini kau tidak akan tenang.

End of the Pov…

Kyuhyun Pov…

“ Hyung, kau tahu aku sudah hampir menelpon polisi tahu.” Aku mendelik kesal ke arah Siwon hyung yang baru tiba di rumah pukul 11 malam.

Siwon hyung tidak menjawab perkataanku, ia memang terlihat aneh sejak pulang tadi. Aku sengaja menunggu ia mandi dan beristirahat. Sehingga aku baru bisa mengintrogasinya pagi ini saat sarapan. Ia terlihat lebih pucat dan wajahnya menunjukkan sesuatu yang disimpannya sendiri. Sesuatu yang berat dan menghimpit.

“ Hyung, Gwaechanayo?” Donghae hyung berusaha mengajak Siwon hyung berbicara.

“ Ne,gwechana, aku hanya sedikit lelah.” Siwon hyung mengambil roti dan mulai mengolesinya dengan selai kacang.

“ Euhhhmmm,lalu bagaimana dengan Sunny umma? Haruskan kita membiarkan dia atau kita harus mencarinya?”

“ Hyung, kami menunggu keputusanmu sebagai kakak tertua.” Donghae hyung mulai kehilangan sedikit kesabaran.

“ Kita biarkan saja umma mencari jalannya sendiri. Kita kan bisa membantu umma kalau ia berada di dalam bahaya.” Siwon hyung masih santai bahakan ia tidak menunjukkan reaksi apa pun saat aku memberikan surat dari umma.

“ Hyung,bagaimana kita tahu kalau umma berada dalam bahaya sedangkan kita tidak mencarinya tetapi hanya duduk diam dan menunggu?” aku bangkit dari kursiku, wajahku merah padam. Bagaimana bisa Siwon hyung mengambil keputusan yang aneh begitu?! Bagaimanapun juga aku harus mencari umma, biar saja Siwon hyung tidak setuju.

“ Sssttt… Kyu, tenang.” Donghae hyung ikut berdiri dan menarikku untuk duduk kembali.

“ Kalian tidak usah cemas. Aku yakin umma akan baik – baik saja.” Siwon hyung meninggalkan meja makan.

Aku masih bingung sekaligus jengkel.Siwon hyung idak pernah seperti ini. Biasanya ia langsung mengambil tindakan.Bukannya hanya menyuruh kami duduk diam seperti ini. Hyung,sebenarnya ada apa denganmu?

End of the Pov

***

Min Woo Pov…

Aku berdiri di depan sebuah rumah yang asing bagiku. Memang aku baru pertama kali ke sini. Mulai hari ini aku akan tinggal di sini. Tentu saja, dengan wujud asliku, dan aku akan menghantui orang yang tinggal di dalam sini.

Aku merubah wujud manusiaku menjadi wujud asliku. Aku masuk lewat jendela yang terbuka sedikit. Aku tahu jendela itu adalah jendela kamar seorang yeoja. Dan aku memang sengaja ke sini. Dan aku melihat Sae Na, yeoja pemilik kamar ini belum tertidur. Ia masih berkutat dengan laptop dan diktat – diktat kuliahnya.

Aku menunggu beberapa saat sampai Sae na tertidur. Sudah pukul 1 malam tetapi yeoja ini belum meninggalkan mejanya masih sibuk mengerjakan tugasnya. Aku mulai tidak sabar,tetapi akhirnya aku melihatnya mematikan lampu meja belajarnya dan mulai beranjak ke tempat tidunya, menyalakan lampu tidur dan mulai masuk ke alam mimpi.

Aku masih menunggu berapa saat,sampai na benar-benar tertidur,lalu dengan gerakan yang amat perlahan,aku menaburkan serbuk mimpi buruk padanya. Aku mulai melihat kerja benda ini. Sempurna… Sae na mulai terlihat gelisah dalam tidurnya dan aku yakin sebentar lagi dia terbangun.

“ ARGHHHHHHHH…..” Sae Na menjerit dengan keras, ia terbangun dari tidurnya dan perlahan aku mulai mendekatinya. Sae Na melihatku, ia tidak bisa meneriakkan apa pun, aku sengaja mengunci mulutnya. Matanya sarat dengan ketakutan. Ia ingin berlari tetapi aku telah membuat seluruh badannya kaku.

Aku tertawa melihat semua itu. Mudah sekali menakut – nakuti yeoja ini. Aku senang bermain – main dengannya. Aku memamerkan seringai mautku, ia mulai bertambah takut, tetapi hebatnya ia tidak kehilangan kesadarannya seperti banyak yeoja lain jika aku melakukan hal itu.

Aku merasakan aura aneh di belakangku, aku menoleh dan mendapati dia.. Baro, salah satu dari keturunan Black Diamond. Ia memandangku dengan tatapan mengejek. Tentu saja aku benci tatapan itu, ia seolah – olah menantangku. Aku mendekatinya dan berdiri tepat di hadapannya.

“ Akhirnya kau menunjukkan dirimu juga,” Baro berbicara dengan bahasa dari negeri kami, dan itu membawa suatu keuntungan karena Sae Na tidak akan mengerti.

Lalu Baro menyerangku. Hahahahha kalau dipikir – pikir  namja satu ini bodoh. Aku adalah salah satu pasukan terbaik White Diamond, aku tidak akan kalah bertarung dengannya.

Sial! Baro menyerangku habis – habisan menggunakan senjata yang berada di tangannya. Aku tidak akan kalah, aku menyerangnya kembali dengan segenap kekuatanku. Aku berhasil menusuk lengannya, darah berwarna hitam legam mengucur deras dari lengannya yang terluka. Tetapi ia belum mundur, Ia tetap berusaha membuatku kalah.

Ia berhasil menusk dadaku. Darah berwarna putih mulai menetes membasahi lantai. Aku melirik Sae na yang masih mematung melihat kami yang terlibat pertikaian sengit. Aku berusaha menghindar dari hujatan senjata Baro yang semakin menggila. Seakan – akan dia berusaha untuk merobek dadaku.

Kurasakan sekali lagi senjata baro menusuk kakiku membuatku terpaksa menyingkir dari medan pertempuran. Aku tidak membawa senjata yang cukup ampuh hari ini, aku tidak menyangka kemajuan yang dialami pasukan Black Diamond sudah sampai sejauh itu. Walaupun begitu itu masih tidak ada apa-apanya dibanding dengan kekuatan yang kami, pasukan White Diamond miliki.

“ Baro, urusan kita belum selesai.” Aku mengepakkan sayapku lalu terbang dengan darah masih menetes dari dada dan kakiku.

 

***

To Be Continued 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s