[Korean Fanfiction/Straight/Series] Love Scandal (chapter 7)

Title : Love scandal

Author : Kim Sae na a.k.a Devi

Rating : PG 13/straight/Series/On writing

Genre : comedy/romance/friendship

Cast:

Kim Sae na

Jung Yue Lee

Park Hye soo

All member SHINee

Tvxq –  Jung Yun ho

SNSD – Jessica, Tiffany , Seohyun

Length  : Chapter 7/?

Disclaimer : SNSD,TVXQ,and SHINee are belong to SM entertaiment and their parents.I don’t make money from this fanfic. It’s just for fun. Please don’t sue me.Don’t take this fanfic without permission from me. If you want to take this,please take with full credit.

If you don’t like this fanfic. Please no bash.

Don’t Like Don’t read

Chapter 7

Sae na tidak bisa tidur memikirkan permintaan Seohyun. Rasanya ia ingin menolaknya. Namun ia tidak tega melihat Seohyun yang menderita begitu. Ternyata tidak enak  menjadi artis. Ingin  berpacaran saja,sampai harus sembunyi seperti ini.

“ Kami pulang.”Hye soo membuka pintu kamar Sae na. Sae na yang sedang terduduk lemas di tempat tidurnya menoleh. Dan memandang Hye soo dengan tatapan lesu.

“ Sudah baikan?”

“Ne.”

“ Coba aku ukur suhu badanmu.” Hye soo membuka tutup thermometer dan memasukkannya ke mulut Sae na.

“ Masih sama. Kau sudah minum obat?”

“ Aniya. Aku lupa.” Sae na memandang botol obat yang terletak di meja belajarnya. Tadi karena asyik megobrol dengan Seohyun dan mencuci pakaian dan taplak meja yang terkena noda kopi serta bermalas-malasan di tempat tidur.Sae na lupa sama sekali untuk minum obat.

“ Aigoo~ kau ini. Mau sembuh tidak sih?” Hye soo menambil botol obat itu dan memaksa Sae na menelannya.

“ Mianhae,tadi ada temanku yang datang ke sini.”

“ Temanmu? Siapa?”

Sae na terdiam sesaat,ia tidak berani menceritakan rencana Seohyun pada siapapun. Satu,ia belum tanya apa boleh ia cerita dengan orang lain. Dua,dia takut Minho dan Seohyun marah dan akhirnya jalannya untuk bisa lebih dekat dengan Key malah buntu total.

“ Ada deh,teman baru kok. Ia kebetulan lewat dekat sini,jadi mampir dulu.”

“ Oh begitu. Kalau besok panasmu tidak turun juga,kau harus ke dokter ya.”

“ Sudahlah tidak usah. Kau dan Yue lee dari mana? Pulangnya malam sekali.” Sae na melihat jam di kamarnya. Pukul 9 malam.

“Kami habis berbelanja. Ada discount tadi dan kau pasti sudah tahu kebiasaanku.”

”Oh sekarang seperti itu ya,temanmu sedang sakit dan kalian asyik-asyikan belanja tanpa mengajakku.”

“ Mianhae,kami tidak akan megulanginya lagi. Ini kami bawakan sesuatu untukmu.” Hye soo meletakkan sebuah bungkusan di hadapan Sae na.

“ Kau mau menyogokku ya? Sayang sekali anda gagal nona Park Hye Soo.” Sae na cemberut dan membalikkan badannya menghadap jendela kamarnya membelakangi Hye soo.

“ Kami janji tidak akan terulang,lain kali pasti kami ajak.”

“ Jeongmal?”

“ Ne. Ayolah kau seperti anak kecil saja.”

***

          “ Chagiya,aku masih tidak yakin dengan rencanamu.” Minho mengelus rambut Seohyun yang panjang dan indah.

“ Ayolah,ini semua demi kita. Aku tadi sudah menemui Sae na. Dan dari pengamatanku,dia baik kok.”

“ Bisa saja dia berpura-pura baik. Ingat penampilan bisa menipu. Kau harus berhati-hati.”

“ Minho-ah , dia itu Shawol. Masa kau tidak percaya fansmu sendiri? Kau itu aneh sekali” Seohyun melepaskan diri dari Minho dan mengerutkan kening.

“Bukan begitu sih…” Minho memandang Seohyun ragu-ragu.

“ Kalau begitu kau harus mau. Tenang aku yakin gossip itu tidak akan bertahan lama kok.”

“Ne,aku tahu.Tapi….”

“ Lagipula kau dan dia bisa saling menguntungkan.”

“ Maksudmu apa,chagi?”

“ Dia fans berat Key. Kau kan bisa mendekatkan dia dengan idolanya.”

“ Chagiya,aku tahu tipe Key itu seperti apa. Yang  jelas bukan seperti si Sae min itu.”

“Sae na,Minho-ah. Kau ini masa namanya saja tidak kau hafal.Kau ini bagaimana?”

“ Ne,Mianhae.”

“ Yang penting kau berusaha dulu.Dia pasti tidak akan mengecewakan kita.”

“ Kau ini aneh,Seohyun-ah.”

***

          “Yeoboseyo. Sae na-ssi?”

“ Aniya. Aku Yue lee,temannya. Sae na sedang tidur jadi apakah ada yang bisa aku bantu?” Yue lee meletakkan tasnya di atas meja. Sae na masih tertidur karena pengaruh obat. Tadi pagi setelah diukur,demam Sae na masih belum turun juga,maka dengan setengah diseret Sae na mau pergi ke dokter dan dokter hanya mengatakan ia butuh istirahat. Yue lee pun memutuskan bolos kuliah untuk menemani Sae na. Namun Hye soo tidak bisa ikutan bolos,karena ia harus meminjamkan catatannya untuk Sae na dan Yue lee.

“Oh,aniya.Nanti aku akn menelpon lagi.” Minho segera menutup teleponnya.

“ Yaa,Minho-ah. Kau sedang menelpon siapa? Pacar barumu ya?” Key menepuk bahu Minho dengan cukup keras sehingga ponsel dalam genggaman Minho sukses mendara di atas karpet.

“ Key,bisa tidak kau mengetuk pintu dulu?” Minho mengambil ponselnya dan menarik nafas lega karena ponselnya tidak rusak hanya sedikit lecet.

“ Mianhae Minho. Kau sedang menelpon siapa?”

“ Oh. Ehmmm,dia.. dia kekasihku..” Minho menunduk karena pipinya perlahan memanas. Memang status Sae na hanya kekasih pura-pura,namun,di mata orang lain Sae na tetap akan menjadi kekasihnya.

“Omo… Jeongmal? Kenapa kau tidak bercerita kalau kau sudah mempunyai kekasih? Ayolah kenalkan dia pada kami.” Key memandang Minho dengan mata berbinar-binar. Minho jadi ngeri melihatnya.

“ Nanti deh. Aku takut media akan tahu tenang keberadaannya.

“ Yaa,Minho.Cepat atau lambat media akan tahu kan? Lebih baik kau mengadakan konfrensi pers sekalian.” Key tertawa sedangkan Minho hanya cemberut mendengarnya.

“ Jadi artis mana yang kau menjadi kekasihmu saat ini ?”Key bertanya lagi setelah tawanya reda.

“ Dia bukan artis.”

“ Jadi?” Key cukup terkejut mengetahui Minho pacaran dengan gadis dari kalangan biasa bukan artis seperti mereka.

“ Dia salah satu shawol.”

Key melotot mendengarnya. Bagaimana bisa Minho pacaran dengan salah satu fans mereka? Ini adalah salah satu kejadian yang menurutnya fantastis.

“ Eh wajahmu kenapa seperti disuruh menelan kodok hidup-hidup begitu?” Minho memandang Key dengan heran.

“ Bagaimana bisa kau pacaran dengannya?”

“ Ya panjang ceritanya. Kapan-kapan aku akan cerita padamu.”

Yue lee memandangi ponsel Sae na dengan pandangan menerawang,lalu ia mengambil ponselnya sendiri dan melihat kontaknya.

Tidak ada nomer yang sama . Tapi suara itu terasa tidak asing bagiku.

Yue lee meletakkan ponsel Sae na di meja dan bermaksud pergi. Saat ia melihat Sae na mulai membuka matanya.

“ Yaa.Kau sudah bangun?” Yue lee mengambil air minum dan memberikannya pada Sae na.

“ Gomawo,Yue lee.”

“ Tadi ada yang menghubungi ponselmu.Ini kau lihat saja sendiri.” Yue lee memberikan ponsel Sae na.

“ Tapi aku tidak mengenal nomer ini.” Sae na berkata sambil menyipitkan matanya.

“ Kau hubungi lagi saja. Siapa tahu temanmu yang mengganti nomer ponselnya.”

“ Ne.”

“ Yeoboseyo. Mianhae, tadi kau menghubungiku ya? Ini siapa?”

“ Ini Minho. Sae na,bisakah kita bertemu. Seohyun sudah memberitahu tentang rencana itu kan?”

Sae na terbatuk-batuk mendengarnya. Ia segera menjauhkan ponselnya dari telinga dan mengambil gelasnya.

“ Sae na-ssi? Gwechanayo?” Minho terdengar khawatir.

“ Ne. Gwechana. Nanti aku akan mengirim pesan di mana kita bertemu. Gomawo. Annyeong.” Sae na segera mematikan sambungan teleponnya. Ia takut Yue lee tahu dengan siapa ia bicara dan kalau sampai itu terjadi,Yue lee pasti berteriak-teriak histeris dan mengintrogasi Sae na seharian kenapa Minho bisa menghubunginya.

“ Siapa?”

“ Oh itu. Temanku yang tinggal di Chung nam. Ia ingin berkunjung ke Seoul sudah lama kita tidak bertemu.”

“ Teman atau kekasihmu?” Yue lee terkikik geli.

“ Hanya teman.” Sae na berusaha menutupi kegugupannya.

***

          “ Mian aku terlambat. Habisnya kau menyuruhku datang ke tempat di pinggir kota begini. Aku susah menemukannya.” Minho duduk di sebelah Sae na yang sedang melamun. Sebenarnya Sae na sudah menunggu Minho dua jam. Sae na memaklumi keterlambatan Minho,sudah pasti karena jadwalnya padat dan agak susah menemukan taman ini.

Taman tempat Sae na dan Minho bertemu memang letaknya jauh dari apartemen Minho. Tapi cukup dekat dengan apartemen Sae na. Sae na berpikir tempat ini aman,karena memang taman ini sudah tua dan jarang dikunjungi orang. Sae na saja sampai gatal-gatal digigit semut karena menunggu Minho yang lama.
“ Tapi tempat ini aman. Kau kira aman bertemu denganmu di keramaian. Bisa-bisa malah jadi acara bagi-bagi tanda tangan dan foto bersama.”

“ Ayaaou. Di sini banyak sekali naymuk. Nanti wajahku yang tampan ini bisa bentol-bentol.” Minho sibuk mengibas-ngibaskan tangannya mengusir nyamuk yang berusaha mendekatinya.

Sae na mendengus kesal. Ia menyesal mengajak Minho ke tampat ini. Pastilah artis seperti dia, tidak akan betah berlama-lama di situ.

“ Apa yang ingin kau bicarakan Minho-ssi?”

“ Kita harus segera muncul ke publik.”

“ Masuk infotaimet begitu maksudmu? Aniya,aku tidak akan mau orang-orang mengusik urusan pribadiku.”

“ Kau pikir aku suka itu? Kalau bukan karena aku sangat mencintai Seohyun. Aku juga tidak akan melakukan itu. Lagipula aku bisa membuatmu dekat dengan Key.”

“ Jeongmal?” Mata Sae na membulat. Akhirnya impiannya untuk bisa dekat dengan Key akan terwujud.

“ Ne. Tapi aku tidak janji ya Key akan mau dengan gadis sepertimu.” Minho tersenyum jahil ke arah Sae na.

Sae na terdiam mendengar perkataan Minho. Memang benar Key tidak mungkin mau dekat dengannya. Ia tidak akan pernah pantas untuk Key. Sae na menjadi murung dan Minho menyadari kekeliruannya.

“ Mianhaeyo, Sae na,aku hanya bercanda tadi.”

“ Aku sadar kau ada benarnya juga. Key tidak mungkin mau dekat-dekat dengan gadis jelek sepertiku.”

“ Yaa,siapa bilang? Key orangnya baik kok. Hanya saja kau harus bisa membuat dia nyaman berada di sisimu.”

“ Gomawo,Minho. Mian dulu aku sempat membencimu.”

“ Karena kejadian waktu itu? Harusnya aku yang minta maaf,dulu aku sangat keterlaluan.Aku hanya ingin melindungi hubunganku dengan Seohyun. Itu saja tidak ada yang lain.”

“ Aku mengerti. Itulah resiko menjadi artis. Kau tidak bisa pergi ke mana-mana dengan tenang.” Sae na tersenyum ke arah Minho.

“ Aku sangat berterima kasih padamu.Nanti akan ku pikirkan caranya agar hubunganku dengan Seohyun tetap aman.Sehingga kau bisa terbebas dari tugas ini.”

“ Ne. Aku akan membantu sebisaku.”

***

“ Darimana kau,Minho?” Onew menyenderkan tubuhnya di dinding menatap lurus-lurus Minho yang baru meletakkan sepatunya di lemari.

” Menemui seseorang.”

“ Siapa?”

“ Pacarku. Aku baru pacaran dengan dia belum lama.” Minho melangkah menuju dapur sambil melepas jaketnya.

“ Yang jelas dia bukan artis SM kan?”

“ Bukanlah,hyung,aku tahu resiko berpacaran dengan sesama artis SM.”

“ Baguslah,kalau kau tahu itu. Jadi selama ini kau sering menghilang karena bertemu dengan dia.”

Minho meletakkan gelas yang sedang dipegangnya. Jelas ia tidak mungkin jujur selama ini ia bertemu dengan Seohyun diam-diam.

“ Ne. Aku masih takut jujur pada kalian dan media.”
“ Aku tahu kau takut privasimu terganggu namun ada baiknya kau tidak terus bersembunyi seperti ini.”

“ Ne,hyung. Arraseo.”

“ Lalu satu hal lagi Minho.” Onew tersenyum jail ke arah Minho.

“ Waeyo?”

“ Kenalkan dia dan jangan lupa traktir. Hahahahahaha.”

Minho hanya cemberut memandang Onew. Kenapa sih semua teman-temannya berlaku sama ketika ia mengatakan ia sudah mempunyai kekasih? Aneh memang? Dulu waktu Jonghyun pacaran dengan Cheo jin,reaksi teman-temannya biasa saja.

“ Yaa, jangan cemberut seperti itu. Kau jadi jelek tahu,memang dasarnya sudah jelek.”

“ HYUNG… Awas kau ya.” Minho mengejar-ngejar Onew yang sudah berlari mengitari meja sambil tertawa.

***

To Be Continued

Teaser Chapter 8

“ Ini berita mengenai pacar baru Minho. Aku ingin tahu gadis mana yang dipacarinya. Ahh palingan hanya artis kecentilan macam Cheo jin yang jadi pacarnya.” 

 “ Yaa,Cheo jin-ssi. Tumben kau datang ke sini sendirian. Mana kekasihmu Jonghyun?” Cheo jin menoleh dan mendapati dirinya sudah dikepung wartawan.

“ Ne,hyung. Aku tidak akan dekat-dekat dengan Jessica lagi.”

 “ Aku tahu,kau pacarnya Minho kan? Aishhh ia lebih cantik dari yang aku bayangkan.Hmmm,sepertinya aku pernah melihatmu sebelumnya.”

One thought on “[Korean Fanfiction/Straight/Series] Love Scandal (chapter 7)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s