[Korean Fanfiction/Straight/Series] Love Scandal (chapter 10)

Title : Love scandal

Author : Kim Sae na a.k.a Devi

Rating : PG 13/straight/Series/On writing

Genre : comedy/romance/friendship

Cast:

Kim Sae na

Jung Yue Lee

Park Hye soo

All member SHINee

Tvxq –  Jung Yun ho

SNSD – Jessica, Tiffany , Seohyun

Length  : Chapter 10/?

Disclaimer : SNSD,TVXQ,and SHINee are belong to SM entertaiment and their parents.I don’t make money from this fanfic. It’s just for fun. Please don’t sue me.Don’t take this fanfic without permission from me. If you want to take this,please take with full credit.

If you don’t like this fanfic. Please no bash.

Don’t Like Don’t read

Chapter 10 – This Secret

            “ Minho,Sae na itu gadis yang lucu ya.” Key berkata sambil mengelap keringatnya. Saat ini SHINee sedang break latihan. Minho asyik sendiri dengan ponselnya. Key yakin Minho sedang mengirim pesan untuk Sae na. Tetapi sayang sekali,pemikirannya salah besar,Minho sedang mengirim pesan untuk Seohyun bukan Saena.

“Kenapa kau tiba-tiba berkata begitu?” Minho berkata sambil mengetik sesuatu di ponselnya.

“ Setelah bertemu dia kemarin,aku merasa dia gadis yang menyenangkan. Bukan begitu Minho? Dia kan kekasihmu.”

“ Tentu saja. Itulah sebabnya aku mencintainya.” Minho bertanya-tanya dalam hati. Kalau saja Saena tahu Key sudah memujinya,mungkin gadis itu akan berteriak-teriak saking senangnya. Minho hanya tersenyum tipis,memikirkan ekspresi yang akan muncul pada gadis itu.Kenapa tiba-tiba Key bertanya soal Sae na. Apakah ada sesuatu?

“ Lalu kapan kau akan memberitahuan soal dia ke publik? Tadi aku bertemu dengan manager hyung dan ia menanyakan hal itu padaku.”

“ Ahh ya,secepatnya,aku belum menanyakan hal itu pada Sae na.”

“ Aku ke sana dulu ya.” Key melangkah ke arah pintu dan menghilang di baliknya.

Minho segera meghubungi Sae na.

“ Sae na,aku ingin bertemu denganmu…Mwo? Di taman dekat rumahmu lagi?…Ne, nanti kalau aku bentol-bentol digigit nyamuk itu semua salahmu…Annyeong.”

***

          “ Secepat itukah? Tidak bisa ya ditunda sampai bulan depan?” Sae na berkata sambil mengerutkan dahinya. Minho baru saja memberitahu bahwa tiga hari lagi mereka akan mengatakan pada media tentang hubungan mereka.

“ Kau ini,lebih cepat itu lebih baik,managerku sudah menyuruhku melakukan hal itu dari dulu. Aku selalu membelamu karena aku tahu kau tidak siap. Sekarang siap tidak siap kau harus mau.” Minho berkata sambil menepuk nyamuk yang berada di pipinya.

Minho kesal sekali,karena Sae na masih memilih tempat di taman itu. Baru saja 15 menit Sae na dan Minho berada di sana. Sudah dua nyamuk yang merubungi Minho,membuat bintik-bintik kemerahan pada kulit putih namja itu.

“Tapi aku belum siap,aku tidak suka masuk infotaiment,aku jadi pusing memikirkannya.”  Sae na berkata dengan suara bergetar menahan tawa,ia ingin sekali tertawa melihat Minho dikerubuti nyamuk. Ternyata pria itu begitu mempesona,sampai nyamuk menyukainya.

“ Aku punya sesuatu yang akan membuatmu bersemangat.”

“ Apapun tidak akan bisa membuatku bersemangat,kecuali aku dan kau tidak usah muncul di media.” Sae na berkata sambil senyum memamerkan giginya.

“ Kemarin Key berkomentar tentangmu.” Minho berkata dengan nada santai tetapi was-was. Ia ingin mengetahui reaksi Sae na saat mendengarnya.

Sae na langsung melotot mendengarnya,sejurus kemudia ia sudah berdiri dan asyik mengguncang-guncang bahu Minho dengan semangat.

“ Apa yang dia katakan tentangku?Hal yang buruk kah? Ayo Minho katakan padaku.” Sae na masih mengguncang-guncang bahu Minho dengan semangat.

“ Sae na….. hentikan…. Sae na… aku jadi pusing…. SAE NA…” Minho berteriak dan membuat Sae na sadar,ia telah melakukan hal yang konyol.

“ Kau ingin membunuhku ya?” Minho berkata sambil mengelus kepalanya yang mendadak pusing karena guncangan yang diberikan Sae na.

“ Mianhae,Minho,aku hanya terlalu bersemangat.” Sae na berkata sambil tertawa menutupi kebodohannya sendiri. Kalau sampai tadi Minho celaka karena dirinya,bisa-bisa Yue lee dan semua fans Minho lainnya akan membunuh dirinya.

“ Kau itu gadis yang lucu,Key hanya mengatakan hal itu.”

Lucu? Tadinya Sae na berharap Key mengatakan bahawa dirinya cantik,tetapi menyadari hal itu tidak mungkin Sae na hanya bisa pasrah. Lagipula lucu bukanlah hal negative,jadi poin negative Sae na dihadapan Key kemungkinan besar tidak ada.

“ Yaa,jangan kecewa seperti itu. Lucu juga hal yang positif kok.”Minho berkata sambil mengacak rambut Sae na. Sae na langsung mendelik marah begitu tahu rambutnya diacak-acak oleh Minho,tetapi ia hanya bisa diam,ia tidak ingin mengulangi tindakan bodohnya.

“ Ne,aku tahu.” Sae na berusaha merapikan rambutnya yang sudah acak-acakkan. Sae na menggerutu di dalam hati,rambutnya yang sudah berantakan memang susah untuk dirapikan lagi.

“ Jadi aku akan menjemputmu di taman ini jam 10 pagi. Sudahlah untuk hari itu saja kau bolos kuliah,kau tidak ada ujian kan?”

“ Baiklah,nanti kalau kau sudah sampai telepon aku saja.”

“ Pulang sana,Ini sudah malam” Minho melirik jam di tangannya. Pukul 10 malam.

“ Jadi kau mengusirku? Yaa,kau yang menyuruhku ke sini.”

“ Sekarang kau pulang saja. Annyeong.” Minho berjalan meninggalkan Sae na sambil tertawa geli. Di belakangnya Sae na cemberut menahan kesal.

Dasar Minho suka seenaknya sendiri.

 

***

          “ Jadi kau tidak kuliah hari ini?” Hye soo bertanya sambil asyik menyisir rambut panjangnya.

“Aniya,aku ada urusan dengan temanku.” Sae na mengambil kotak susu dari meja makan dan menuangnya ke dalam gelas.

“ Urusan apa sampai kau harus membolos kuliah?”

“ Nanti kau akan tahu. Tunggu saja tanggal mainnya.” Sae na berusaha tenang tetapi hatinya takut. Ia sangat takut karena sudah membohongi kedua sahabatnya,tetapi ia lebih takut lagi jika membocorkan rahasianya dan Minho.

“ Mau jalan dengan pacarmu ya? Makanya kuliah itu didahulukan. Malah pacaran.”

“ Enak saja,bukan tahu.” Sebenarnya kata-kata Hye soo ada benarnya juga. Nanti juga semua orang tahu ia adalah kekasih Minho.

“ Yaa,kau meminum susu yang ada di meja itu ya?” tiba-tiba Yue lee datang sambil menunjuk susu yang ada di dalam genggaman Sae na.

“ Ahh kau ini pelit sekali,aku baru meminumnya sedikit.” Sae na meletakkan gelas itu di atas meja sambil menggerutu.

“ Bukan begitu. Tetapi susu itu baru saja akan kubuang.” Yue lee berkata dengan nada aneh dalam suaranya.

“ Kenapa dibuang? Sayang tahu buang-buang makanan.” Hye soo sudah duduk di bangku yang berada di hadapan Sae na.

“ Masalahnya susu itu sudah kadaluarsa. Aku menemukannya di kulkas tadi pagi. Waktu aku mau meminumnya,aku melihat tanggal kadaluarsanya sudah lewat 2 minggu.”

“Ahh kau ini,kenapa di taruh di meja makan?” Sae na tiba-tiba merasa perutnya mual.

“ Mian,tadi waktu mau membuangnya,tiba-tiba ommaku menelpon,jadi aku letakkan saja di situ. Tidak tahunya kau minum.”

“ Nanti kalau aku sakit,kau tanggung jawab ya?”

“ Itu kan salahmu sendiri. Kenapa tidak bertanya dulu.” Yue lee mengambil kotak susu itu dan membawanya ke dapur.

Hye soo yang dari tadi diam,sekarang malah tertawa geli karena kejadian barusan. Sae na hanya bisa menggerutu.Ya sudah,mau bagaimana lagi,paling nanti kalu ia sakit perut,ia akan tetap meminta pertanggung jawaban Yue lee.

“ Hye soo,ayo kita berangkat,sudah hampir jam sepuluh.Annyeong Sae na” Yue lee sudah siap dengan tas di bahunya.

“ Ne.Annyeong Sae na.”Hye soo mengambil tasnya yang terletak di sofa dan berjalan mengikuti Yue lee.

***

          Sae na melirik jam tangan di tangannya. Jam sepuluh lewat lima menit. Tadi setelah Hye soo dan Yue lee pergi,Sae na mengganti bajunya dan pergi ke taman ini. Sudah 10 menit,Sae na di sana,ia mulai gelisah,takut dirinya akan dilihat orang lain. Kalau dirinya sendirian atau bersama teman-temannya itu mungkin tidak masalah. Tetapi kalau pergi berdua Minho,itu akan jadi masalah untuknya.

“Eh,Hye soo kau tunggu di sini dulu ya. Aku mau kembali ke apartement,buku tugasku ketinggalan.” Yue lee berkata setelah mengaduk-aduk tasnya.

“ Ne. untung saja kita masih di halte bus.”

Yue lee berjalan cepat ke apartementnya. Beberapa lama kemudian,ia sudah keluar dari gedung apartementnya dengan membawa buku tugasnya. Tanpa sengaja matanya tertuju pada taman yang berada tidak jauh dari apartement mereka. Sae na sedang duduk sendirian seperti menunggu sesuatu. Yue lee berjalan mendekati Sae na,tetapi sebelum ia sampai di taman itu,sebuah mobil berhenti tidak jauh dari taman itu. Sesosok pria turun dari sana dan berjalan menghampiri Sae na.

Ketika pria itu berbalik,Yue lee dapat mengenali dengan jelas siapa dia. Ia hanya mampu terpaku ketika perlahan Sae na masuk ke mobil pria itu. Mobil itu melaju meninggalkan taman dan meninggalkan Yue lee yang masih tidak mempercayai penglihatannya.

Yue lee meraih ponselnya karena dari tadi ponselnya berbunyi. Untung saja sejak semalam ia mengganti profilenya menjadi silent. Kalau tidak,mungkin saja ia akan ketahuan karena jaraknya dengan jarak taman itu cukup dekat. Apalagi jalanan di sana termasuk sepi.

“Yeoboseyo,Hye soo….. Ne,aku akan segera ke sana. Sudah aku ambil bukunya…. Annyeong.” Yue lee segera berjalan cepat ke arah halte. Urusan Sae na mungkin bisa ditunda. Tapi sekarang ia dan Hye soo sudah terlambat dan urusan ini lebih penting.

***

“ Yue lee ada apa? Wajahmu seperti habis melihat mayat.”Hye soo berkata setengah berbisik. Mungkin hari ini hari keberuntungan mereka, ternyata setelah sampai di kelas,dosen yang sedang mengajar ada rapat sehingga merekahanya diberi catatan,sehingga Yue lee dan Hye soo bisa menyusup masuk tanpa ketahuan.

“Aniya.Nanti aku ceritakan,tetapi tidak sekarang,aku sedang pusing.” Yue lee berkata setengah berbisik. Walaupun tidak ada dosen,tetapi tidak ada yang berani ribut.

“ Ne. Tapi janji ya?” Hye soo berkata sambil menyenggol pelan lengan Yue lee. Yue lee hanya bisa mengangguk. Hari ini ia benar-benar tidak bersemangat mengikuti kegiatan apa pun. Tadinya ia mau bolos,tetapi Hye soo bisa ngamuk kalau sampai ia ikut-ikutan Sae na bolos.

***

“ Nona Sae na-ssi,ini baju yang sudah disiapkan untuk anda.” Salah seorang kru menghampiri Sae na yang sedang di make up. Ia membawa sehelai dress berwarna violet yang manis sekali. Sae na sampai ngeri melihatnya,baju itu sepertinya sangat mahal dan biasa dipakai oleh artis-artis SM.

“ Ne. Ghamsahamnida.Tolong letakan saja di sana.” Sae na menunjuk sebuah meja yang tidak jauh dari mereka.

“ Nona,anda beruntung sekali,kabarnya baju itu dibeli khusus oleh tuan Minho untuk anda.”

Sae na hanya tersenyum mendengar nona lee,hairstylist SHINee,berkata seperti itu padanya. Dalam hati, Sae na hanya tertawa kecil,ia tidak yakin Minho memilih baju itu sendiri,setelah beberapa kali bertemu Minho, Sae na sedikit demi sedikit mulai mengerti kepribadian pria itu. Sae na yakin yang memilih baju itu adalah Seohyun.

Setelah berganti baju,Sae na merasa beruntung karena dengan baju itu,tubuhnya kelihatan lebih ramping,Sae na duduk melamun,sejak tadi ia tidak melihat satu pun personel SHINee yang melintas,paling-paling hanya Minho yang tadi menjemputnya dan membawanya ke sini. Lalu anak itu malah ikut menghilang.Tiba-tiba rasa takut itu kembali menghantui Saena,ia merasa gugup luar biasa. Bagaimana tanggapan media tentang dirinya? Pantaskah ia untuk Minho? Walaupun hanya pacar pura-pura tetap saja Sae na merasa tidak pantas.

“Aku tahu kau merasa gugup. Tenang saja,Sae na,dulu aku juga seperti kau,tetapi lama-lama aku terbiasa.” Tiba-tiba Key sudah duduk di sebelah Sae na,membuat wajah Sae na memerah seketika. Tetapi Sae na berusaha menutupinya dengan senyum.

“ Tetapi tetap saja aku belum terbiasa dan mungkin tidak akan terbiasa.” Sae na menjawab dengan nada sedih terkandung di dalamnya. Ia ingin sekali mengalami masa-masa bersama Key selamanya,tetapi ia tahu itu tidak akan mungkin.

“ Kau akan terbiasa,Sae na,aku yakin.”

“ Key,Sae na,acaranya akan segera kita mulai.” Key dan Sae na menoleh bersamaan. Salah satu Kru SHINee sedang member kode kepada mereka untuk segera ke sana.

“ Ayo kita ke sana,jangan gugup lagi ya.” Key menyentuh bahu Sae na lalu berjalan mendahuluinya. Sae na merasakan seluruh badannya panas dingin,ia belum terbiasa berdekatan dengan mereka. Sae na tahu untuk beberapa saat ia akan seperti itu,tetapi untuk berapa lama ia tidak tahu.

***

          Yue lee masih memikirkan Sae na. Bagaimana bisa Sae na pergi bersama Minho tadi? Apa yang sebenarnya disembunyikan oleh Sae na? Mengapa ia bisa tidak tahu soal itu dan apakah Hye soo tahu? Apakah hanya ia yang tidak tahu? Tetapi kenapa?

“ Itu Sae na. Tapi mengapa ia bisa bersama.. SHINee?” Hye soo berkata sambil menunjuk layar televisi di depannya .

Yue lee menatap layar televisi yang ditunjuk Hye soo. Ia tidak heran dengan kejadian itu,pasti untuk hal itulah Minho menjemput Sae na. Lalu ada acara apa di sana sehingga Sae na harus ikut?

“ Permirsa… anda bisa melihat inilah Kim Sae na,kekasih misterius yang disebut-sebut oleh Minho…”

Wajah Sae na di close up oleh kamera sehingga Yue lee dan Hye soo dapat melihat dengan jelas wajah teman mereka itu. Yue lee dan Hye soo saling pandang-pandangan dengan wajah kaget. Jadi selama ini Sae na dan Minho…?

“ Aku rasa kita butuh penjelasan dari Sae na secepatnya.” Yue lee berkata sambil membanting remote tv dalam genggamannya hingga jatuh di lantai. Ia berjalan meninggalkan Hye soo yang masih termangu di depan televisi.

Sae na,aku rasa kau ada di dalam masalah yang sangat rumit.

Hye soo tidak tahu harus memihak siapa. Dalam hati ia sangat yakin Sae na mempunyai alasan kuat kenapa ia tidak jujur dengan mereka. Tetapi ia juga menyayangkan kebohongan Sae na,karena sekarang ia tahu Yue lee sudah marah sekali dengan Sae na. Lagipula kenapa harus Minho?

***

To Be Continued

Notification!

Kebijakan untuk Love Scandal sama seperti kebijakan yang aku buat untuk Whether I Hate You Or Not,jadi aku ga ngasih teaser untuk chapter 11 karena nanti chapter 11 bakalan aku protect dan aku akan ngasih preview untuk setiap chaper yang aku protect.

Nah cara daptein passwordnya masih sama yaitu :

1. Tinggalkan jejak anda berupa comment di salah satu chapter saja dalam Love Scandal *tidak harus semua chapter*

2. Hubungi aku di twitter @Yunnie_Dv atau facebook Deviyana Cassiopeia atau ke e-mail saya di Kim.Saena@yahoo.com untuk meminta passwordnya.

Aku minta maaf karena FF ini kesannya boring dan ceritanya umum,itu dikarenakan aku bikin FF ini waktu awal-awal belajar bikin FF jadi masih jelek,harap maklum ya hehehhee

Chapter utama dalam Love Scandal adalah chapter 11,jadi mulai chapter 11,FF ini akan lebih panjang dan aku usahakan ceritanya tidak monoton seperti chapter-chaper sebelumnya dan bahasanya juga udah aku perbaiki jadi bukan bahasa teenlit seperti chapter-chapter sebelumnya.

Regards

-Ksaena


9 thoughts on “[Korean Fanfiction/Straight/Series] Love Scandal (chapter 10)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s